Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasi Tekanan Darah Rendah
Tekanan darah rendah atau hipotensi adalah kondisi saat hasil pengukuran tekanan darah kurang dari 90/60 mmHg.
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Rina Eviana
- Mengonsumsi terlalu banyak makanan.
- Dalam masa kehamilan, umumnya pada 24 minggu pertama dari kehamilan.
- Masalah pada hormon endokrin, misalnya hipotiroid.
- Reaksi alergi (anaphylaxis).
Baca juga: Apakah Karbohidrat dan Makanan Manis Dilarang? Ini Fakta-fakta Diabetes yang Perlu Diketahui
- Dehidrasi parah.
- Konsumsi obat tekanan darah tinggi secara berlebih.
- Obat-obatan tertentu, berupa diuretik, dan lainnya.
Hipotensi atau tekanan darah rendah sering kali terjadi tanpa menimbulkan gejala.
Meski begitu, ada beberapa hal yang dapat menjadi tanda bahwa Anda sedang mengalami tekanan darah rendah, seperti:
- Kepala terasa ringan atau sering merasa pusing.
- Muncul perasaan mual.
- Pandangan mata kabur.
- Sering merasa lemas.
- Kebingungan.
- Hilang kesadaran diri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pengukuran-tekanan-darah-tinggi.jpg)