Breaking News:

Status Tanggap Darurat Bencana Gunung Merapi Kabupaten Magelang Resmi Diperpanjang

Perpanjangan status tanggap darurat ini selama 14 hari dari tanggal 1 Desember 2020 sampai 14 Desember 2020 mendatang. 

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Rendika Ferri K
Situasi tempat pengungsian di Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Selasa (10/11/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Status tanggap darurat bencana Gunung Merapi di Kabupaten Magelang diperpanjang.

Perpanjangan status tanggap darurat ini selama 14 hari dari tanggal 1 Desember 2020 sampai 14 Desember 2020 mendatang. 

Pemkab Magelang dan masyarakat pun mengambil langkah tanggap darurat bencana Gunung Merapi.

Perpanjangan status tanggap darurat ini sesuai dengan Keputusan Bupati Magelang Nomor 180.182/401/KEP/46/2020 tentang Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Gunung Merapi yang ditandatangani oleh Bupati Magelang, Zaenal Arifin pada tanggal 1 Desember 2020.

Dalam surat tersebut, Bupati Magelang menimbang laporan aktivitas Gunung Merapi dari BPPTKG, tingkat aktivitas Gunung Merapi yang masih Siaga (Level III) dengan rekomendasi prakiraan daerah bahaya meliputi sejumlah desa di Kecamatan Dukun.

Baca juga: Update Gunung Merapi, BPPTKG Sebut Sumber Tekanan Magma di Kedalaman 1,3 Kilometer dari Puncak

Baca juga: Antisipasi Gunung Merapi, BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian

Pemkab Magelang pun merasa perlu melakukan perpanjangan status tanggap darurat dalam rangka penanganan terhadap dampak yang ditimbulkan akibat peningkatan aktivitas status Gunung Merapi.

Bupati pun memutuskan, pertama yakni status tanggap darurat bencana Gunung Merapi diperpanjang selama 14 hari mulai tanggal 1 Desember 2020 sampai dengan 14 Desember 2020. 

Kedua, pemerintah daerah dan masyarakat segera mengambil langkah-langkah tanggap darurat sesuai ketentuan perundang-undangan.

Penampakan Gunung Merapi dari Desa Candibinangun, Pakem dan Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman,  Sabtu (28/11/2020)
Penampakan Gunung Merapi dari Desa Candibinangun, Pakem dan Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Sabtu (28/11/2020) (TRIBUNJOGJA.com | Setya Krisna Sumargo)

Ketiga, segala biaya yang timbul akibat keputusan tersebut akan dibebankan kepada APBD Kabupaten Magelang, Provinsi jawa Tengah, APBN, dan sumber dana lain yang sah dan tidak mengikat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved