Penjelasan Edhy Prabowo Soal 8 Sepeda yang Ikut Disita KPK dalam Penggeledahan Rumah Dinasnya
Terkait delapan sepeda yang ikut disita KPK, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo memberikan penjelasannya.
Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango mengatakan, berdasarkan data, PT ACK dimiliki oleh Amri dan Ahmad Bahtiar.
Namun, diduga Amri dan Bahtiar merupakan nominee dari pihak Edhy Prabowo dan Yudi Surya Atmaja.
"Uang yang masuk ke rekening PT ACK yang diduga berasal dari beberapa perusahaan eksportir benih lobster tersebut, selanjutnya ditarik dan masuk ke rekening AMR (Amri) dan ABT (Ahmad Bahtiar) masing-masing dengan total Rp 9,8 miliar," kata Nawawi, Rabu (25/11/2020).
Selain Edhy, enam tersangka lain dalam kasus ini yaitu staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Safri dan Andreau Pribadi Misata, pengurus PT Aero Citra Kargo Siswadi, staf istri Menteri Kelautan dan Perikanan Ainul Faqih, Direktur PT Dua Putra Perkasa Suharjito, serta seorang pihak swasta bernama Amiril Mukminin.
(*/ Tribun Jogja )
Artikel tayang di https://nasional.kompas.com/read/2020/12/03/22224611/soal-8-sepeda-yang-diamankan-kpk-edhy-prabowo-saya-beli-di-amerika-tidak?page=all#page2