ADVERTORIAL
Bank Indonesia Optimis Pertumbuhan Ekonomi DI Yogyakarta 2021 Lebih Baik dari 2020
Bank Indonesia DIY meyakini ekonomi DIY pada 2021 akan segera recovery dengan proyeksi pertumbuhan yakni 3,9 – 4,3 persen (yoy).
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tahun 2020 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi DIY.
Pertama, COVID-19 menyebabkan tekanan ekonomi di seluruh dunia, termasuk DIY.
Bank Indonesia DIY memperkirakan pertumbuhan ekonomi DIY 2020 akan kontraksi pada kisaran (2,3) – (1,9) persen (yoy).
Namun, Bank Indonesia DIY juga meyakini ekonomi DIY pada 2021 akan segera recovery dengan proyeksi pertumbuhan yakni 3,9 – 4,3 persen (yoy).
Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Hilman Tisnawan dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2020: Bersinergi Membangun Optimisme Pemulihan Ekonomi, Kamis (3/12/2020).
Baca juga: Bank Indonesia Optimis Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV di DIY Naik, Terdorong Pelaksanaan Pilkada
"Kami memiliki optimisme pertumbuhan ekonomi akan meningkat di 2021. Kuncinya, ketika mobilitas itu lancar. Kalau mobilitas itu lancar berarti Covid-19 terkendali," ujarnya.
Hilman menyampaikan, ada beberapa indikator yang mendasari prediksi tersebut.
Pertama, perekonomian global sudah menunjukkan perbaikan-perbaikan.
Semua lembaga dunia termasuk World Bank dan IMF memprediksi ekonomi global recovery lebih cepat.
Kedua, restrukturisasi yang dilakukan oleh pemerintah, fiskal, upaya-upaya perluasan APBN dan APBD membuat semua optimistis.
Juga ada harapan dengan vaksin COVID-19 yang akan segera ditemukan.
"Begitu juga DIY, kami melihat optimis dengan berbagai program akselerasi termasuk infrastruktur yang kami tangkap sudah dimulai di 2021," ucapnya.
"Kedua terlihat di data-data terkonfirmasi pariwisata, hunian hotel, semua sudah bergerak. Di triwulan III/2020 kita tumbuh sangat menakjubkan, yaitu 9 persen. Kalau di triwulan IV/2020 kita bisa tumbuh minimal sebesar itu maka saya optimistis di 2021 akan lebih bagus dari 2020," sambung Hilman.
Sementara itu, inflasi DIY 2020 diperkirakan rendah pada kisaran 1,3-1,7 persen (yoy).