Sempat Viral di Medsos, Pelaku Penjambretan Ibu Guru di Bantul Ini Akhirnya Menyerahkan Diri
Setelah kurang lebih lima hari viral-nya video tersebut, pelaku akhirnya menyerahkan diri ke pihak kepolisian.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Akhir November lalu, jagat media sosial dihebohkan dengan video aksi penjambretan yang terjadi di Jalan Nitipuran, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul.
Usut punya usut, pelaku penjambretan itu adalah Bobi Saputro Widodo (BSW), warga Pekuncen, Wirobrajan, Kota Yogyakarta.
Sedangkan korbannya adalah Menik Remen Lestari, warga Tamantirto, Kasihan, Bantul.
Dalam video yang beredar, korban yang merupakan Ibu guru salah satu SMA di kota Yogyakarta itu jatuh tersungkur dari atas sepeda motor setelah tas yang dibawa ditarik paksa oleh pelaku.
Alhasil, korban mengalami luka-luka disejumlah bagian tubuh dan sempat dirawat disalah satu Rumah Sakit.
Baca juga: Cerita Penjambret Tertangkap Gara-gara Tabrak Mobil Polisi, Panik Diteriaki Korban
Baca juga: Aksi Jambret di Klaten Terekam CCTV, Korban adalah Wanita di Depan Kios Sayur
Setelah kurang lebih lima hari viral-nya video tersebut, pelaku akhirnya menyerahkan diri ke pihak kepolisian.
"Saya (awalnya) sembunyi di rumah. Karena menyesal, terus saya kesini menyerahkan diri," kata BSW di hadapan Kepolisian dan Awak Media, saat dilangsungkan jumpa pers kasus tersebut, di Mapolres Bantul, Rabu (2/11/2020).
Jumpa pers dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda DIY, Kombes Yuliyanto, didampingi Wakapolres Bantul Kompol Noer Alam.
Dalam kesempatan itu, Yuliyanto sempat tanya-jawab dengan pelaku, soal kronologi penjambretan.
Diceritakan, saat kejadian pada tanggal 25 November pagi, pelaku yang bekerja di bidang jual-beli kayu bekas baru saja pulang dari rumah temannya, dengan keperluan hendak menyewa truk tapi gagal untuk ekspedisi barang ke luar pulau Jawa.
Sekembalinya dari keperluan itu, di perjalanan pulang pelaku melihat korban melintas menggunakan sepeda motor matic dengan membawa tas selempang.
Tanpa pikir panjang, Ia gelap mata dan melakukan penjambretan dengan cara menarik tas korban.
Kuatnya tarikan mengakibatkan korban hilang keseimbangan, lalu jatuh tersungkur.
Ketika ditanya mengapa menjambret, pelaku menjawab, "tidak tahu, refleks saja (menjambret)," ungkapnya.
Selama dalam persembunyian di rumahnya, BWS mengaku mengetahui aksinya menjambret viral dimedia sosial.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pelaku-penjambretan-saat-dihadirkan-di-mapolres-bantul.jpg)