Breaking News:

Kini Warga Klaten Bisa Cetak Mandiri Adminduk dari Rumah, Begini Caranya

Adapun adminduk yang bisa dicetak secara mandiri yakni, kartu keluarga (KK), akta kelahiran, akta kematian, serta surat keterangan pindah

Tribun Jogja/ Almurfi Syofyan
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Klaten, Sri Winoto, saat menunjukkan aplikasi Sipon Keduten kepada awak media, Selasa (1/12/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Warga Kabupaten Klaten kini bisa melakukan pencetakan administrasi kependudukan (Adminduk) secara mandiri mulai Selasa (1/12/2020).

Adapun adminduk yang bisa dicetak secara mandiri yakni, kartu keluarga (KK), akta kelahiran, akta kematian, serta surat keterangan pindah antar kabupaten/kota/provinsi.

Hal itu dipaparkan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Klaten, Sri Winoto, saat berbincang dengan awak media, Selasa (1/12/2020).

Proses percetakan adminduk secara mandiri itu, kata Sri Winoto, juga sebagai upaya untuk meredam penyebaran Covid-19 di Kabupaten Klaten.

"Proses pencetakan adminduk secara mandiri ini, prosesnya online dan mengurangi kontak langsung antara pemohon dan petugas demi menekan sebaran Covid-19," ucapnya.

Baca juga: Pantau Pengungsi Merapi, Pemkab Klaten Pasang 6 CCTV di Tempat Evakuasi Tegalmulyo dan Balerante

Baca juga: Kejari Klaten Musnahkan Ratusan Juta Uang Palsu, Narkoba hingga Rokok Ilegal

Ia menjelaskan, prosedur dari pencetakan adminduk secara mandiri tersebut memanfaatkan inovasi pelayanan publik yang diciptakan oleh Disdukcapil Klaten bernama Sipon Keduten.

Aplikasi tersebut, kata Sri Winoto, bisa diunduh (download) di playstore dan telah dilengkapi dengan semua fitur adminduk yang ingin diurus oleh pemohon.

Setelah mengunduh aplikasi Sipon Keduten itu, Pemohon juga bisa melengkapi data pribadinya dengan mengikuti langkah-langkah yang tersedia di aplikasi itu.

Adapun jenis kertas yang bisa digunakan untuk mencetak adminduk secara mandiri, kata Sri Winoto, yakni kertas HVS 80 gram ukuran A4, berwarna putih.

Baca juga: Sejumlah Warga Klaten Terima Ganti Rugi Miliaran dari Lahan Tol Yogya-Solo, Ini Pesan PJs Bupati

Baca juga: Pjs Bupati Klaten Sujarwanto Dwiatmoko : Kesuksesan Penyelanggaraan Pilkada Sebuah Keharusan

Ia menegaskan, jika spesifikasi kertas tersebut telah sesuai dengan Permendagri 109/2019 tentang Formulir dan Buku yang Digunakan Dalam Adminduk.

"Jadi, dengan adanya layanan ini, masyarakat tidak harus datang ke kantor Disdukcapil untuk mengurus pencetakan. Pemohon bisa langsung mencetak adminduk tersebut dari rumah dengan spesifikasi kertas yang telah ditentukan itu," lanjutnya.

Ia mengatakan, jika masyarakat yang masih ingin untuk mengurus permintaan adminduk untuk datang ke kantor Disdukcapil, pihaknya masih membuka pelayanan tersebut.

"Yang online ini kita dorong untuk mandiri. Kalau mau datang ke kantor juga kita layani. Tapi kalau lewat online masyarakat lebih mudah dan praktis, tidak perlu mengantri," tandasnya. (*)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved