Pendidikan
SMKN 1 Pundong Bantul Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
Sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas, sekolah mengaku sudah berkoordinasi dan kerjasama dengan satgas COVID-19 tingkat Kecamatan.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA. COM, BANTUL - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Pundong, Bantul sudah mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas, untuk mata pelajaran produktif atau praktik langsung.
Bahkan, pembelajaran sudah diterapkan sejak dua bulan.
Sebab, mata pelajaran produktif yang membekali anak-anak didik kompetensi kerja itu dinilai tidak bisa diganti dengan metode pembelajaran jarak jauh.
"Dalam pelaksanaannya kami tetap menekankan prokes," ujar Kepala Sekolah SMKN 1 Pundong Sutapa, senin (30/11/2020).
Sutapa mengatakan, sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas, pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dan kerjasama dengan satgas COVID-19 tingkat Kecamatan.
Baca juga: Meski Sekolah Sudah Siap, Bantul Tidak Ingin Gegabah Gelar Sekolah Tatap Muka
Koordinasi sebagai upaya validasi apakah sekolah dinilai sudah memenuhi syarat atau belum.
Menurutnya, setelah ada rekomendasi, pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan hanya untuk mata pelajaran produktif atau pelajaran praktik langsung seperti praktik teknik pengelasan, teknik instalasi tenaga listrik, teknik komputer dan jaringan, serta teknik audio video.
Pembelajaran praktik tatap muka dilakukan secara terbatas.
Yaitu, hanya 30 persen dari kapasitas kelas sebanyak 36 orang.
"Setiap kelompok kami maksimal 9 orang. Dan bergantian. Siswa hanya praktik satu minggu sekali," ucapnya.
Lebih lanjut, Sutapa mengatakan, selain pembelajaran praktik tatap muka, SMKN 1 Pundong juga sudah menyelenggarakan layanan konsultasi pelajaran (LKP) untuk mata pelajaran khusus, seperti matematika, fisika, dan kimia.
Dalam prosesnya, jelas dia, siswa harus mendapatkan izin dari orang tua, kemudian mengajukan konsultasi ke sekolah dan sekolah akan menjadwalkan dengan guru sesuai mata pelajaran yang akan dikonsultasikan.
Sehingga proses belajar di sekolah bisa berlangsung lebih cepat.
Baca juga: Dinkes Bantul Akan Rapid Test di Sejumlah Obyek Wisata
Menurut dia, baik layanan konsultasi pelajaran maupun belajar praktik tatap muka syaratnya tetap harus mendapat izin dari orang tua.
Sebab, kata dia, kadangkala masih ada orang tua yang masih ragu-ragu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/smkn-1-pundong-bantul-laksanakan-pembelajaran-tatap-muka-terbatas.jpg)