Kenaikan Drastis Kasus Covid-19 di Jawa Tengah dan Jakarta

presiden Joko Widodo kenaikan kasus di dua provinsi tersebut sangat drastis bila dibandingkan dengan provinsi lainnya.

Tayang:
Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com | Hasan Sakri
MURAL KAMPANYE PROTOKOL KESEHATAN. Warga beraktifitas di sekitar mural kampanye penerapan protokol kesehatan di kawasan Serangan, Kota Yogyakarta, Selasa (29/9/2020). 

Tribunjogja.com JAKARTA--Presiden Joko Widodo mewanti-wanti soal kenaikan drastis kasus Covid-19 di Jawa Tengah dan Jakarta.

Menurutnya, kenaikan kasus di dua provinsi tersebut sangat drastis bila dibandingkan dengan provinsi lainnya.

Peta Wilayah Jakarta
Peta Wilayah Jakarta (Google Earth)

Lantas, Jokowi meminta jajarannya untuk menelusuri penyebab peningkatan kasus Covid-19 di dua provinsi tersebut.

“Saya ingin ingatkan ada dua provinsi yang perlu perhatian khusus karena peningkatannya drastis sekali, yaitu Jawa Tengah dan DKI Jakarta, agar dilihat betul kenapa peningkatannya sangat drastis,” kata Jokowi saat membuka rapat terbatas tentang penanganan Covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/11/2020).

Jokowi mengingatkan tugas kepala daerah untuk memegang langsung kendali penanganan Covid-19 di wilayahnya masing-masing, dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com.

Ketentuan itu berlaku bagi seluruh gubernur, bupati, dan wali kota.

Ia menyatakan, kepala daerah harus terlibat langsung dalam setiap agenda penanganan Covid-19, mulai dari program kesehatan hingga ekonomi.

Kemudian, Jokowi menyoroti seluruh indikator penanganan Covid-19 saat ini yang menunjukkan angka yang semakin memburuk.

Dalam hal kasus aktif, terjadi peningkatan pada minggu lalu dibanding dua minggu sebelumnya.

Pekan lalu kasus aktif tercatat sebanyak 13,41 persen, sedangkan dua pekan sebelumnya tercatat sebanyak 12,78 persen.

Selanjutnya, tingkat kesembuhan pada pekan lalu menurun dibandingkan pada dua pekan sebelumnya. Tingkat kesembuhan pada pekan lalu tercatat sebesar 83,44 persen sedangkan pada dua pekan sebelumnya sebesar 84,03 persen.

“Jadi saya minta Mendagri sekali lagi mengingatkan kepada para gubernur, bupati, dan wali kota untuk betul-betul memegang penuh kendali di wilayah masing-masing. Yang berkaitan dengan masalah Covid dan juga yang berkaitan dengan masalah ekonomi,” tutur dia.

“Tugas kepala daerah adalah melindungi keselamatan warganya dan juga sudah saya sampaikan keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” lanjut Jokowi.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, jumlah pasien yang terinfeksi virus corona bertambah 6.267 orang, sejak Sabtu (28/11/2020) hingga Minggu (29/11/2020).

Penambahan itu menyebabkan kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 534.266 orang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved