Dinas Sosial Terus Salurkan Bantuan untuk Lansia di DIY

Dinas Sosial DIY terus berupaya agar Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di DIY dapat terbantu.

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
internet
ilustrasi lansia 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Sosial DIY terus berupaya agar Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di DIY dapat terbantu.

Salah satu kategori PMKS yang jadi sasarannya adalah lanjut usia (lansia).  

Mulyanta, Kasi Jaminan Sosial dan Perlindungan Lanjut Usia, Dinsos DIY menjelaskan saat ini sudah banyak jalur bantuan yang menyasar para lanjut usia.

Namun demikian, bantuan itu tetap belum bisa meng-cover dari seluruh lansia di DIY. Sehingga diperlukan peran serta masyarakat, perangkat desa dalam membantu perekonomian maupun masalah sosial yang menimpa para lansia.

Ia menguraikan, bantuan yang selama ini tersalur di DIY yakni jaminan sosial lanjut usia (JSLU) untuk 1.000 lansia, fasilitasi homecare 700 lansia, bantuan permakanan panti untuk 100 lansia. Sedangkan di tiap kabupaten/kota juga sudah ada bantuan yang juga menyasar ke lansia.  

Baca juga: Pandemi Covid-19 Belum Usai, Pemkot Yogyakarta Ingatkan Pentingnya Penerapan PHBS

Baca juga: RS Rujukan Covid-19 DI Yogyakarta Mulai penuh, Begini Tanggapan Sri Sultan HB X

"Termasuk bantuan Covid-19 dari APBD untuk 750 lansia, di mana realisasi yang di lapangan,  karena ada yang double hanya 625 lansia. Ada juga dari kementerian juga memberikan bantuan untuk 750 lansia," ujarnya Senin (30/11/2020).

Selain itu, Dinsos DIY juga di tahun ini juga telah menyelenggarakan bedah kamar lansia yang tidak layak.

Sebanyak 50 lansia di DIY mendapatkan bantuan ini.

"Jadi kita memberikan bantuan bedah kamar, karena rata-rata simbah-simbah itu tidur di tikar atau di kasur yang sudah jelek, jadi kita belikan kasur. Dan biasanya pakaian berserakan , maka kita belikan lemari, lantai yang biasanya lembab kita belikan karpet plastik, paling tidak mengurangi dingin dan kotor di kaki," urainya.

Adapun dari data PMKS dari Dinsos DIY terdapat total 37.442 lansia di mana paling banyak berada di wilayah Kabupaten Gunungkidul.

Diuraikannya, jumlah lansia di Kabupaten Bantul sebanyak 8.085 orang, Gunungkidul 15.945 orang, Kulonprogo 5.205 oran, Sleman 6.813 orang dan untuk Kota Yogyakarta sebanyak 1.394 orang lansia.

Dalam kesempatan itu, Mulyanta mengatakan bahwa tidak semua lansia mendapatkan bantuan. Karena masih banyak dari mereka yang hidup bersama dengan keluarga yang masih mampu.

Sedangkan mereka yang tidak mampu, masih dibedakan menjadi kategori. Klasifikasi ini yang juga akan membedakan bentuk bantuan yang akan diberikan, apakah bentuk permakanan atau bantuan berbentuk uang.

Ia mengatakan, mereka yang mendapatkan bantuan adalah yang berumur 60 tahun ke atas dan masuk dalam kategori lansia nonpotensial yaitu lanjut usia terlantar yang tidak berdaya untuk mencari nafkah sehingga hidupnya tergantung pada bantuan orang lain.

"Selain itu ada juga bantuan untuk mereka yang masuk dalam kriteria lansia yang bisa menjalankan activity daily living dan instrumental activity daily living (IADL)," ujarnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved