RS Rujukan Covid-19 DI Yogyakarta Mulai penuh, Begini Tanggapan Sri Sultan HB X
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan HB X merespon terkait kapasitas rumah sakit rujukan Covid-19 yang mulai penuh.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
Tanggapan Sultan Terkait RS Rujukan Covid-19 yang Mulai Penuh
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan HB X merespon terkait kapasitas rumah sakit rujukan Covid-19 yang mulai penuh.
Sri Sultan mengatakan untuk mengantisipasi hal itu pemerintah DIY telah menyiapkan tambahan kamar di RSPAU Dr S Hardjolukito Yogyakarta sekitar 100 tempat tidur.
Selain itu, pemerintah DIY juga akan mendapat sekitar 150 tenaga kesehatan (nakes) dari pemerintah pusat, sebagai respon cepat penanganan kasus Covid-19 di DIY yang cenderung mengalami kenaikan.
Baca juga: Kasus Covid-19 DI Yogyakarta Melonjak, Kapasitas Tempat Tidur Non Critical 90 Persen Penuh
Baca juga: Kepala Dinkes DI Yogyakarta : Staf Kami Meneteskan Air Mata, Pasien Masih Terkapar di IGD
"Sebagian kan OTG susah. Sebenarnya kan OTG tidak perlu di rumah sakit. Untuk itu kami ada tambahan 100 kamar di RSPAU Hardjukito. Dan nakes sudah dari Jakarta," kata Sultan, Senin (30/11/2020).
Sultan menambahkan, penambahan 150 nakes dan dokter tersebut merupakan upaya pemerintah pusat untuk penanganan Covid-19.
Baca juga: H-10 Pencoblosan Pilkada Klaten, Polres Cek Kesiapan 235 Kendaraan Bermotor
Baca juga: BKKBN Canangkan Desa Bugel Kulon Progo sebagai Pilot Project Kampung Keluarga Berkualitas
Ditanya mengenai penambahan nakes dalam waktu dekat, Sultan menegaskan baru akan mendistribusikan nakes untuk RSUP Dr Sardjito dan RSPAU Hardjolukito.
"Kami minta bantuan dengan kenaikan ini, dengan tambahan 150 dokter dan perawat dengan harapan mencukupi. Yang kekurangan Hardjolukito dan Sardjito," tegasnya. (hda)