Pilkada Kota Magelang

Debat Putaran Tiga Jadi Debat Pamungkas Sebelum Pemilihan Pilkada 2020 Kota Magelang

Debat publik putaran ketiga Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang Tahun 2020 telah dilaksanakan, Minggu (29/11/2020)

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Kurniatul Hidayah
IST
Debat publik putaran ketiga Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang Tahun 2020 telah dilaksanakan, Minggu (29/11/2020) malam. Debat ini jadi debat pamungkas sebelum pemilihan dilaksanakan pada Tanggal 9 Desember 2020 mendatang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Debat publik putaran ketiga Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang Tahun 2020 telah dilaksanakan, Minggu (29/11/2020) malam.

Debat ini jadi debat pamungkas sebelum pemilihan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang.

Jalannya debat berlangsung seru dari awal. Masing-masing pasangan calon, baik paslon nomor urut 1, Muchammad Nur Aziz dan KH M Mansyur (AMAN) maupun paslon nomor urut 2, Aji Setyawan dan Windarti Agustina (Aswinner) mengutarakan program-program mereka, memberikan pertanyaan dan saling menyanggah argumen dan statement lawan.

Tema debat ketiga ini adalah 'Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa serta Menyelaraskan Pelaksanaan Pembangunan di Daerah dan Pusat'.

Sesi pertama, moderator memberikan pertanyaan dari tim panelis kepada masing-masing paslon.

Pertanyaan bagaimana menyelaraskan pembangunan di daerah dan pusat.

Baca juga: H-10 Pencoblosan Pilkada Klaten, Polres Cek Kesiapan 235 Kendaraan Bermotor

Baca juga: BKKBN Canangkan Desa Bugel Kulon Progo sebagai Pilot Project Kampung Keluarga Berkualitas 

Calon wali kota nomor urut 2, Aji Setyawan, mengatakan, melalui exit tol yang rencana akan ada di Kota Magelang, akan meningkatkan aksesibilitas di bidang ekonomi.

"Aksesibilitas di bidang ekonomi, exit tol dari semarang jogja sudah turun di Kecamatan Magelang Selatan dan sudah di MoU kan. Masalah reaktivasi kereta api Semarang Jogja, tidak melalui kerumunan penduduk, dilewatkan di pinggir Kota Magelang dengan stasiun di Terminal Tidar. Hal ini yang dialokasikan untuk aksesibilitas bagi pelaku ekonomi, umkm, pariwisata dalam mengekspor produknya tak hanya di luar negeri tapi juga luar daerah," kata Aji.

Pasangannya, calon wakil wali kota, Windarti Agustina, menambahkan dengan jalur dan exit tol tadi, pemerintah daerah akan menyiapkan market place untuk UMKM.

"Dengan jalur tol atau exit tol yang melewati Kota Magelang, disediakan marketplace untuk UMKM Kota Magelang, dilengkapi pendidikan pelatihan di bidang teknologi peningkatan pemasaran produk UMKm baik online atau offline. Kita menyiapkan pemasaran digitalnya," tutur Windarti.

Sementara itu, calon wali kota nomor urut 1, Nur Aziz, mengatakan, soal sinkronisasi pembangunan di Kota Magelang akan tetap berpedoman visi misi pembangunan nasional dan provinsi.

Sementara soal exit tol, pihaknya menyiapkan upaya meningkatkan daya tarik, pariwisata yang menarik sehingga warga luar daerah dapat tertarik.

Penyiapan budaya lokal dan event olahraga tingkat nasional dan makanan khusus yang hanya Kota Magelang punya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved