Daftar Rincian Besaran Gaji dan Tunjangan Guru Honorer yang Diangkat Menjadi PPPK
Sebelum diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara ( ASN) non- PNS, calon PPPK harus terlebih dahulu mengikusi tes seleksi.
TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah berencana mengangkat tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021.
Namun sebelum diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara ( ASN) non- PNS, calon PPPK harus terlebih dahulu mengikusi tes seleksi.
Rekrutmen salah satunya ditujukan untuk para guru honorer yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Mereka yang diangkat menjadi PPPK juga berasal dari pegawai honorer lain di instansi-instansi pemerintah.
Lantas, berapa gaji PPPK dan tunjangan yang diterima?
Baca juga: Guru Honorer yang 11 Tahun Berjalan Susuri Hutan Demi Mengajar Itu Dapat Sepeda dari Pak Wali Kota
Baca juga: Disdikpora DIY Masih Kaji Formasi Guru Honorer untuk Diangkat PPPK 2021
Dalam pengaturan besaran gaji PPPK, pemerintah sudah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2020 tentang Gaji dan Tunjangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.
Ketetapan gaji PPPK juga diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 Tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Disebutkan dalam regulasi tersebut, gaji PPPK sama dengan gaji PNS sesuai dengan pangkat golongannya dengan skema Masa Kerja Golongan (MKG).
Ini berbeda dengan sistem gaji honorer.

Berikut daftar gaji PPPK per bulan yang dianggarkan pemeritah dari APBN dan APBD:
Golongan I: Rp 1.794.900 - Rp 2.686.200
Golongan II: Rp 1.960.200 - Rp 2.843.900
Golongan III: Rp 2.043.200 - Rp 2.964.200
Golongan IV: Rp 2.129.500 - Rp 3.089.600
Golongan V: Rp 2.325.600 - Rp 3.879.700