Sleman

Pemilihan Lurah Sleman 2020, Muhamad Latif Janjikan Program Desa Digital Bagi Caturtunggal

Program digitalisasi desa adalah satu dari beberapa program yang akan diwujudkannya di wilayah Caturtunggal.

Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Muhamad Latif, calon Lurah Caturtunggal nomor urut 02 (batik coklat) membagikan masker kepada warga setempat di sela aktivitas saat menyambangi masyarakat, Sabtu (28/11/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gelaran Pemilihan Lurah (Pilkades) serentak di Kabupaten Sleman dengan sistem e-voting pada 20 Desember mendatang kian menarik untuk diikuti.

Salah satu Kalurahan yang akan mengikuti gelaran itu dengan calon Lurah cukup banyak adalah Caturtunggal.

Ada lima calon Lurah yang akan memperebutkan satu kursi pada pemilihan 20 Desember nanti. 

Muhamad Latif salah satunya.

Sosok paling muda dari antara calon Lurah tersebut memutuskan untuk ikut serta dalam Pemilihan Lurah setelah mendapat dorongan dari sejumlah tokoh masyarakat setempat. 

Baca juga: Pemkab Sleman Ajukan Tambahan Anggaran untuk Pilkades

Dengan mengusung kampanye Caturtunggal Bahtera atau berubah menjadi sejahtera, Latif yakin segenap masyarakat Caturtunggal yang ingin perubahan bakal memilih dirinya dan bersama-sama melakukan perubahan terhadap Kalurahan itu ke arah yang lebih baik. 

"Ada tiga hal yang akan saya rubah dan programkan jika nanti diberi amanah untuk memimpin Caturtunggal, yakni transparansi administrasi, transparansi anggaran dan Kalurahan atau desa digital," katanya, Sabtu (28/11). 

Dia menjelaskan bahwa, selama ini masyarakat belum bisa atau kurang dalam mengakses tranparansi penggunaan anggaran di Kelurahan itu.

Padahal, masyarakat butuh rincian penggunaan anggaran sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. 

"Ke depan saya akan bangun sistem anggaran yang bisa diakses cepat, tepat dan terbuka kepada masyarakat Caturtunggal," kata Latif yang berlatar belakang pengusaha ini. 

Di sisi lain, dengan berkembangnya teknologi digital dan pesatnya perkembangan teknologi menurutnya perlu membawa desa untuk beradaptasi dengan kondisi tersebut.

Program digitalisasi desa adalah satu program yang akan diwujudkannya di wilayah Caturtunggal. 

Baca juga: Diundur, Pilkades Sleman Dilaksanakan Setelah Pilkada

"Pengembangan desa digital ini sangat perlu menurut saya karena dengan potensi dan sumber daya yang kaya, Caturtunggal bisa kian merubah tata kelola pemerintahan dan mewujudkan masyarakat yang sejahtera dengan desa digital ini," jelasnya. 

"Dalam desa digital ini nanti, kami akan coba integrasikan layanan berbasis digital kepada masyarakat untuk memudahkan dan mempercepat. Kami juga akan coba gandeng pihak kampus dan pengusaha di wilayah ini agar dapat berpartisipasi dalam memajukan Caturtunggal," sambungnya. 

Dengan semakin dekatnya waktu pemilihan, pihaknya optimistis dapat merebut simpati masyarakat dengan program-program yang akan dijalankan itu, terkhusus pada desa digital. 

Dari sekitar 34 ribu lebih daftar pemilih tetap (DPT) yang ada di wilayah itu, pihaknya menargetkan mampu meraup suara sekira 9 ribu lebih suara masyarakat Caturtunggal

"Jumlah segitu kami optimistis sudah bisa merebut kursi Lurah dan membawa perubahan ke arah kesejahteraan kepada masyarakat Caturtunggal," pungkas dia. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved