China Luncurkan Robot Chang'e 5 untuk Misi Ambil Sampel Bantuan dari Bulan

Misi China untuk mengambil sampel batuan dari bulan resmi dilaksanakan dengan peluncuran Robot Chang'e 5 pada Senin (24/11/2020)

Editor: Hari Susmayanti
Kredit gambar: Administrasi Luar Angkasa Nasional China
Roket China Long March 5 meluncurkan misi pengembalian sampel bulan Change 5 ke orbit dari Situs Peluncuran Pesawat Luar Angkasa Wenchang di Pulau Hainan di China selatan pada 24 November 2020 waktu Beijing. 

Materi bulan akan dimuat ke kapsul balik, yang modul layanan akan diangkut kembali ke Bumi, melepaskannya sesaat sebelum pendaratan yang dijadwalkan pada 16 Desember atau 17 Desember.

"Sementara kendaraan yang dinilai manusia seperti kapsul Apollo NASA hanya mengandalkan pelindung panas yang kuat, Chang'e 5 akan melakukan skip reentry, memantul dari atmosfer satu kali untuk melambat sebelum jatuh ke pendaratan di Inner Mongolia," tulis Planetary Society.

"Situs pendaratannya sama dengan yang digunakan pesawat luar angkasa berawak Shenzhou (China)."

Chang'e 5, upaya pengembalian sampel pertama China, adalah misi keenam dan paling ambisius dalam program eksplorasi bulan robotik Chang'e, yang dinamai sesuai nama dewi bulan dalam mitologi China.

China meluncurkan pengorbit Chang'e 1 dan Chang'e 2 masing-masing pada tahun 2007 dan 2010, dan duo penjelajah pendarat Chang'e 3 mendarat di sisi dekat bulan pada bulan Desember 2013.

Misi Chang'e 5T1 meluncurkan kapsul kembali prototipe dalam perjalanan delapan hari mengelilingi bulan pada Oktober 2014, untuk membantu mempersiapkan Chang'e 5.

Pada Januari 2019, Chang'e 4 menjadi misi pertama yang sukses mendarat di sisi jauh bulan.

Pendarat dan penjelajah Chang'e 4 masih kuat, seperti pendarat Chang'e 3.

Untuk diketahui, penjelajah Chang'e 3 mati setelah 31 bulan bekerja di permukaan bulan.

Chang'e 5 adalah bagian dari lonjakan misi pengembalian sampel baru-baru ini.

Pada 6 Desember, misalnya, potongan asteroid Ryugu yang dikumpulkan oleh misi Hayabusa2 Jepang dijadwalkan mendarat di Australia.

Kemudian wahana NASA OSIRIS-REx menangkap sampel asteroid Bennu bulan lalu. Jika sesuai rencana, materi itu akan kembali ke bumi pada September 2023.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Misi Bersejarah, China Luncurkan Chang'e 5 untuk Ambil dan Kembalikan Sampel Bulan

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved