Pilkada Kota Magelang 2020
Aziz-Mansyur Ingin Membawa Kota Magelang Maju, Sehat, dan Bahagia
Membawa Kota Magelang menjadi Masyarakat Maju Sehat dan Bahagia menjadi visi yang diusung oleh pasangan calon nomor urut 1
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - 'Membawa Kota Magelang menjadi Masyarakat Maju Sehat dan Bahagia' menjadi visi yang diusung oleh pasangan calon nomor urut 1, dr H Muchammad Nur Aziz SpPD, KGH dan KH Drs M Mansyur MAg (AMAN) pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang Tahun 2020.
Sementara misi mereka adalah untuk mewujudkan pelayanan masyarakat dasar, meningkatkan ekonomi masyarakat yang selama ini tertekan pandemi Covid-19 dan mewujudkan kota modern yang berdaya saing tinggi dengan menggunakan inovasi dan kreativitas.
"Visi misi kami adalah membawa Kota Magelang menjadi maju, sehat dan bahagia. Misi kami adalah pelayanan dasar kepada masyarakat dan menjadikan Kota Magelang menjadi kota yang berdaya saing tinggi," ujar Aziz, Rabu (25/11/2020).
Dalam mewujudkan visi misi mereka, Aziz telah membuat berbagai program yang dirasa akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.
Program unggulan mereka yang pertama adalah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan secara paripurna.
Baca juga: Rencana Kenaikan Cukai Hasil Tembakau 2021 Jadi Isu Utama dalam Rapimnas APTI di Yogyakarta
Baca juga: Gagal Mendaki, Truk Bermuatan Pasir di Klaten Nyaris Masuk Jurang
Baca juga: Bacaan Doa Ketika Mimpi Buruk, Lengkap dengan Artinya
Menariknya ada program pemberian atau penganggaran APBD untuk RT sebesar Rp 30 juta per tahun yang digunakan untuk meningkatkan UMKM.
Mereka juga akan membuka 1.500 lapangan pekerjaan dengan UMKM dan start up baru.
Aziz mengatakan, setiap RT akan diberikan Rp 30 juta per tahun yang dianggarkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Hal ini ia lakukan untuk mewujudkan anggaran yang berpihak kepada rakyat.
"Jelas dengan anggaran APBD yang sekarang itu Rp 780 Miliar. Dan itu dikurangi dengan anggaran belanja pegawai sekitar Rp 320 Miliar. Masih ada Rp 400 Miliar. Yang dimana program Rp 30 Juta per RT itu, insya Allah akan terwujud. Karena kalau kita kalikan dengan RT-nya kan baru ada dengan RT-nya 1.026. Kira-kira Rp 30,7 Miliar. Hanya sekitar sepersepuluh dari sisa tadi," tuturnya.
Aziz juga menekankan soal pelayanan kesehatan gratis di mana setiap kelurahan diberikan satu mobil ambulans.
Pelayanan kesehatan gratis ini juga akan ia wujudkan dengan menggratiskan kelas 3 rumah sakit untuk penduduk, tanpa memandang miskin ataupun kaya.
"Pembelian ambulance gratis. Jemput sakit, antar sehat. Satu ambulan paling tidak harganya hanya Rp 200-250 juta. Itu kalikan 17 kelurahan, hanya berapa. Karena ambulans ini penting dan sangat diperlukan bagi masyarakat, apalagi dalam musim Covid-19 seperti ini," ujarnya.
Seperti program menggratiskan kelas 3 rumah sakit untuk penduduk, Aziz mengatakan, baik masyarakat kaya atau miskin, tanpa dibeda-bedakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/magelang-aziz-1.jpg)