KPK Tangkap Menteri KKP

Arahan Prabowo Subianto ke Gerindra Setelah Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) Rabu (25/11/2020) dini hari.

Editor: Rina Eviana
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Menhan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2020). Raker itu membahas Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) Kementerian Pertahanan dan TNI tahun 2021. 

Tribunjogja.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) Rabu (25/11/2020) dini hari.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menjelaskan penangkapan  pada Rabu (25/11/2020) dinihari terkait dengan penetapan calon eksportir benih lobster.

Saat ini politisi Partai Gerindra tersebut masih menjalani pemeriksaan di gedung KPK.

Menteri KKP 2019-2024 Edhy Prabowo
Menteri KKP 2019-2024 Edhy Prabowo ((Dok. KKP))

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pihaknya telah melaporkan ke Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto soal penangkapan kader Partai Gerindra sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dasco mengatakan, Prabowo menginstruksikan untuk menggunakan informasi lebih lanjut dari KPK.

"Kami sudah melaporkan kepada Ketua Umum kami, dan arahan dari Ketua Umum untuk menunggu perkembangan lebih lanjut informasi dari KPK," kata Dasco dari sebuah video yang diterima Kompas.com, Rabu (25/11/2020).

Baca juga: KPK : Penangkapan Menteri KKP Edhy Prabowo Terkait Penetapan Eksportir Benih Lobster

Berdasarkan hal tersebut, Dasco mengatakan, partainya belum bisa mengomentari lebih lanjut terkait ditangkapnya Edhy Prabowo karena masih menunggu informasi valid dari KPK.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat bersama Komisi I DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/11/2019). Rapat bersama antara DPR dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) membahas rencana kerja Kemhan tahun 2020 beserta dukungan anggarannya.
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat bersama Komisi I DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/11/2019). Rapat bersama antara DPR dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) membahas rencana kerja Kemhan tahun 2020 beserta dukungan anggarannya. (ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA)

"Kami dari Partai Gerindra belum bisa berkomentar lebih jauh, kami masih menunggu informasi yang valid dari KPK tentang itu," ujarnya.

Baca juga: Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Diperiksa Terkait Ekspor Benur

Lebih lanjut, terkait dugaan korupsi ekspor benur dalam penangkapan Edhy ini, Dasco juga mengatakan belum bisa memberikan tanggapan sebelum KPK menyampaikan pernyataan resmi.

Namun, ia mengaku sempat berkomunikasi dengan Edhy Prabowo sebelum Menteri KP itu berangkat ke Amerika Serikat.

"Dua minggu yang lalu atau 12 hari yang lalu, dia cuma bilang pamit saja ke Amerika," ucap Dasco. 

Baca juga: Trending Twitter, Susi Pudjiastuti, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Ini Kisah Inspiratifnya

KPK menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Rabu (25/11/2020) dini hari. Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, Edhy ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta bersama sejumlah pihak dari Kementerian Kelautan dan Perikanan serta anggota keluarga.

"Tadi pagi (ditangkap) jam 1.23 di Soetta (Bandara Soekarno-Hatta). Ada beberapa dari KKP dan keluarga yang bersangkutan," kata Ghufron, Rabu pagi.

Ghufron mengatakan, penangkapan Edhy tersebut terkait dugaan korupsi dalam ekspor benur atau benih lobster. "Benar KPK tangkap, berkait ekspor benur," kata Ghufron.

Tanggapan Jokowi

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo (BPMI Setpres/Laily Rachev)
Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved