Status Siaga Gunung Merapi
Antisipasi Erupsi Merapi, BPBD Kota Yogya Bakal Tambah EWS di Sejumlah Sungai
BPBD Kota Yogyakarta berencana akan menambah sarana dan prasarana untuk mengantisipasi dampak erupsi Gunung Merapi.
Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - BPBD Kota Yogyakarta berencana akan menambah sarana dan prasarana untuk mengantisipasi dampak erupsi Gunung Merapi.
Sejumlah wilayah yang berada di aliran sungai akan dilengkapi dengan talut dan juga dipasang alat peringatan dini (early warning system/EWS).
Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Yogyakarta, Iswari Mahendrarko mengatakan, dampak erupsi Merapi berpotensi akan sampai di Kota Yogyakarta.
Satu di antaranya ancaman lahar dingin yang melalui sejumlah sungai yang melintas di Kota Yogyakarta.
Baca juga: Kemensos Koordinasi dengan Pemda di Kawasan Lingkar Merapi
“Kami akan bangun talut di sepanjang sungai yang dirasakan rawan,” kata Iswari, Selasa (24/11/2020).
Pihaknya juga akan memasang kamera CCTV dan EWS di sejumlah lokasi.
Selama ini ketika ada hujan di wilayah Sleman, potensi banjir juga mengancam di Kota Yogyakarta.
Masyarakat perlu diberikan pemahaman dan penanganan terhadap ancaman bencana.
“Kami juga akan sosialisasikan penanganan bencana, karena pada 2010 banyak permasalahan yang belum disiapkan,” katanya.
Setidaknya ada tiga sungai yang rawan dilalui lahar dingin, yakni Sungai Winongo, Sungai Code dan Sungai Gajahwong yang semua itu berhulu di lereng Merapi.
Baca juga: Cangkringan Zona Merah Covid-19, Dinkes Sleman Akan Rapid Tes Pengungsi Gunung Merapi
Namun, ancaman paling besar ada di Sungai Code yang dekat pemukiman padat penduduk.
Lurah Keparakan, Rina Budi Prastiwi mengatakan, wilayahnya menjadi satu di antara daerah yang rawan terdampak banjir lahar karena berbatasan dengan Sungai Code.
Pihaknya telah melakukan sosialiasi kepada masyarakat akan potensi bencana yang ada.
“Masyarakat harus menyadarai potensi bencana dan memiliki mitigasinya,” kata dia.
Sebelumnya, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) memastikan kondisi sabo dam Gunung Merapi dalam keadaan baik.
Sabo dam ini akan difungsikan untuk menampung lahar dingin ketika aktivitas Merapi semakin meningkat. (TRIBUNJOGJA.COM)