Jeep Wisata Lereng Merapi Siap Kerahkan Personil untuk Bantu Evakuasi Warga

Asosiasi  Jeep Wisata Lereng Merapi (AJWLM) siap membantu evakuasi warga saat terjadi erupsi Gunung Merapi.

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
IST
Jeep wisata siap bantu evakuasi warga saat Merapi erupsi, Senin (16/11/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Asosiasi  Jeep Wisata Lereng Merapi (AJWLM) siap membantu evakuasi warga saat terjadi erupsi Gunung Merapi.

Bahkan para anggota AJWLM telah dibekali mitigasi bencana. 

Ketua AJWLM, Dardiri mengatakan setiap komunitas menyiapkan dua personil, sehingga paling tidak ada 50-an Jeep yang siap membantu evakuasi. 

Baca juga: Kombinasi Madu dan Jeruk Nipis Berkhasiat Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Baca juga: Viral Video Konvoi di Gunung Merapi, Komunitas Mobil Berikan Klarifikasi: Ke Sana Sekalian Baksos

Baca juga: Indeks Harga Saham Gabungan Diperkirakan Menguat, Simak Rekomendasi Saham pada 16 November 2020

"Setiap komunitas menyiapkan dua personil. Seandainya ada 29, plus nanti pengurus per hari ada 50-an Jeep yang siap siaga. Kalau sewaktu-waktu erupsi, dan masih kurang, kami semua sudah siap," katanya, Senin (16/11/2020).

Ia melanjutkan jeep mulai siap di posko ketika status Merapi sudah meningkat menjadi Awas.

Setiap malam Jeep akan bersiaga di posko Tugu Udang Kaliurang.

Nantinya Jeep tersebut akan membantu evakuasi warga yang berada di Kaliurang Timur, Kaliurang Selatan, dan lain-lain. 

Baca juga: Indeks Harga Saham Gabungan Diperkirakan Menguat, Simak Rekomendasi Saham pada 16 November 2020

Baca juga: Hasil Lengkap UEFA Nations League Malam dan Dini Hari Tadi : Belgia dan Italia Tampil Perkasa

"Saat ini kan jarak aman masih 5 kilometer dari puncak. Nanti kalau sudah Awas kami udah stand by di posko setiap malam. Karena kan biasanya listrik mati, jadi pakai HT. Sudah ada operator yang bertugas, satu untuk memantau, yang lainnya mengendalikan arah (evakuasi)," lanjutnya.

Sementara itu, Anggota AJWLM, Eko Budi (43) menambahkan tidak semua pengelola Jeep bisa membantu evakuasi.

Sebab masih ada warga yang trauma. 

"Ada yang trauma, karena kemarin waktu narik pas erupsi. Kalau trauma ya tidak kami masukkan ke tim evakuasi," tambahnya. 

Baca juga: PREDIKSI Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar dan Harga EMAS Hari Ini

Baca juga: Sukses Curi Perhatian Sebagai Han Ji Pyeong di Drakor Start-Up, Kim Seon Ho Siapkan Drama Baru

Selain untuk membantu warga yang berada dalam bahaya, ia menyebut pengelolaan Jeep adalah dari warga untuk warga.

"Jeep evakuasi dipersiapkan, driver tidak semua dari Kaliurang. Ada yang dari Boyong, teman-teman siap. Kenapa kami bersedia (ikut evakuasi) karena pengelolaan Jeep dari warga untuk warga," tutupnya. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved