Status Siaga Gunung Merapi

BPBD Kabupaten Magelang Waspadai Potensi Ancaman yang Mengarah ke Barat

BPBD Kabupaten Magelang akan mengamankan tiga desa atau sembilan dusun yang berada dalam prakiraan daerah bahaya sesuai rekomendasi dari BPPTKG.

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG – Adanya potensi deformasi yang juga ke arah barat menurut BPPTKG, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang mewaspadai potensi tersebut.

“Itu masalah deformasi. Deformasinya katanya ke arah Barat. Sehingga kita mewaspadai. Deformasi dari penggembungan tubuh gunung,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto, Minggu (15/11/2020), saat ditanya arah ancaman yang juga mengarah ke barat.

Namun, pihaknya tidak akan berspekulasi soal hal itu (arah barat).

Namun jika BPPTKG mengatakan ke arah barat, pihaknya menerjemahkan itu untuk pihaknya agar waspada.

Baca juga: BPBD Kabupaten Magelang: Belum Ada Potensi Banjir Lahar Hujan

“Saya tidak berani mengatakan dulu. Tapi kalau BPPTKG mengatakan ke arah barat, kita menerjemahkannya, kami harus lebih waspada. Semoga semua baik-baik saja, tapi kami meningkatkan kewaspadaan. Saya tak punya teori tentang itu. Sehingga apa kata dari BPPTKG, kami terjemahkan untuk mitigasinya,” kata Edy.

Termasuk guguran, Edy mengatakan, berdasarkan data dari BPPTKG terjadi beberapa kali guguran.

Guguran-guguran itu bisa disebabkan oleh gempat dan getaran.

Dinding lepas.

Namun, arah runtuhan ke mana masih menjadi pertanyaan.

"Kalau guguran berdasarkan data dari BPPTKG, ada berapa kali guguran. Guguran-guguran itu menurut BPPTKG, mungkin ada gempa atau getaran. Dindingnya lepas. Masalahnya sekarang runtuhnya ke arah mana. Kalau runtuhnya ke arah kawah ya tidak masalah. Kalau runtuhnya ke luar?,” ujarnya.

Langkah yang telah ditempuh BPBD Kabupaten Magelang sendiri adalah mengamankan tiga desa atau sembilan dusun yang berada dalam prakiraan daerah bahaya sesuai rekomendasi dari BPPTKG.

Ketiga desa yakni Paten, Krinjing dan Ngargomulyo yang berada di Kecamatan Dukun.

Namun ada satu dusun yang di luar rekomendasi, Dusun Keningar, tetapi karena warga khawatir akan potensi bencana, mereka juga turut mengungsi.

Baca juga: Bila Diminta, Kota Magelang Siap Bantu Tempat dan Sarana bagi Pengungsi Merapi

“Iya (mengamankan tiga desa prakiraan bahaya). Sehingga ada pengungsian itu. Dalam rangka mengantisipasi skenario letusan 2020 yang ke Magelang ke tiga desa dan sembilan dusun,” katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved