Netizen Laporkan Tunawisma yang Patah Tulang ke Medsos Ganjar Pranowo, Direspon Cepat
Awalnya, netijen dengan akun @grilfrommars melaporkan tentang adanya seorang tunawisma yang mengalami patah tulang yang ada di sekitar kantornya
"Fast response, salut ndoro @ganjarpranowo," cuit akun @HHeriex.
"Cakeeep pak @ganjarpranowo responnya," timpal netijen lain @kazlialexandria.
Bukan kali ini saja Ganjar melayani masyarakat yang mengadukan persoalannya melalui medsos.
Sejumlah persoalan lainnya sering ia selesaikan setelah mendapatkan laporan dari media itu.
Misalnya kisah Raka Ardana Gunawan, bocah 15 tahun asal Salatiga yang berhenti sekolah karena tak punya biaya.
Baca juga: INTER MILAN: Apa yang Salah dengan Christian Eriksen?
Baca juga: Pelatih AC Milan Stefano Pioli Positif Covid-19, Latihan Tim Dibatalkan
Baca juga: MOTOGP Valencia: Andi Gilang Belum Temukan Kecepatan Ideal, Tapi Sudah Ungguli Pebalap Malaysia
Setelah kisah Raka dilaporkan netizen ke medsos dan dimention ke Ganjar, Ganjar langsung menindaklanjuti.
Saat ini, Raka bisa kembali bersekolah.
Selain Raka, banyak kisah lain yang diselesaikan Ganjar melalui perantara Medsos.
Bahkan tak hanya warga Jawa Tengah, sejumlah warga dari daerah lain juga kerap dibantunya setelah melaporkan kondisi pada Ganjar lewat medsos.
Ganjar sendiri dalam beberapa kesempatan mengatakan, medsos memang dijadikan sebagai salah satu alat untuk melayani warganya.
Sejak memimpin Jawa Tengah, Ganjar telah membuka medsosnya untuk melayani aduan dari masyarakat.
Tak hanya itu, ia juga mewajibkan seluruh OPD memiliki akun medsos dan harus centang biru alias terverifikasi.
Semua OPD wajib melayani masyarakat baik secara langsung maupun melalui medsos.
Jika ada yang tidak menindaklanjuti laporan 2x24 jam, maka Ganjar akan memberikan sanksi berupa pencopotan.
"Komunikasi dengan warga melalui medsos sangat efektif untuk menyelesaikan masalah yang dialami warga. Sayang memang, tidak banyak publik figur yang mau menggunakan medsos ini. Padahal, banyak permasalahan warga yang bisa diselesaikan, maka kenapa saya menggunakan sarana ini untuk membantu masyarakat," katanya. (*)