Penanganan Covid
BPBD DIY : Covid-19 Masih Mengancam, Jangan Kendor dengan Kebiasaan Cuci Tangan
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Biwara Yuswantana mengingatkan masyarakat agar tetap menegakkan protokol kesehatan
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Delapan bulan sudah pandemi Covid-19 melanda.
Perkembangan kasus Covid-19 secara nasional maupun di DIY belum menunjukkan penurunan.
Hal ini sekaligus menandakan, protokol kesehatan tak boleh kendor dilakukan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Biwara Yuswantana mengingatkan masyarakat agar tetap menegakkan protokol kesehatan dengan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Baca juga: Kabupaten Magelang Masih Berada di Zona Oranye, Satgas Covid-19 Minta Jangan Lengah
Baca juga: Daftar 14 Perwira Tinggi Polisi yang Disebut-sebut Jadi Calon Kapolri Pengganti Jenderal Idham Aziz
Baca juga: Sebanyak 17.409 Orang Telah Menjalani Tes Covid-19 di Kabupaten Magelang
Biwara mengajak masyarakat untuk menerapkan kebiasaan 3M sebagaimana saat awal kasus Covid-19 masuk di DIY.
Terkait kebiasaan cuci tangan, contohnya, banyak rumah di kampung-kampung yang menyediakan tempat cuci tangan.
Selain itu, di kampung-kampung juga banyak dipasangi spanduk peringatan, semisal 'Masuk kampung wajib cuci tangan atau balik kanan.'
"Kalau kami mengingatkan jangan kendor dengan kebiasan cuci tangan yang sudah dilakukan sejak awal. Ketika awal Covid-19 melanda, di dusun-dusun mereka membuat tempat-tempat cuci tangan dan peringatan-peringatan," ujar Biwara kepada Tribun Jogja, Jumat (13/11/2020).
"Kemarin saat saya datang ke salah satu kampung masih ada yang menulis 'Masuk kampung wajib cuci tangan atau balik kanan. Nah ini bagus," sambungnya.
Baca juga: MOHAMED Salah Positif Covid-19, Kesengsaraan Liverpool Berlanjut
Baca juga: AC MILAN: Rating Pemain Baru Rossoneri - Brahim Diaz, Tonali, Dalot, Hauge & Tatarusanu
Baca juga: Rencana Pernikahan Putri Rizieq Shihab, Undang 10 Ribu Orang hingga Kabar Anies Baswedan Jadi Saksi
Di dalam agenda-agenda sosialisasi yang Biwara lakukan, ia menuturkan selalu menyampaikan suatu slogan yang menohok.
Yang berbunyi 'lebih baik cuci tangan pakai sabun dari pada cuci tangan pakai air mata'.
"Lebih baik kita cuci tangan pakai sabun daripada cuci tangan pakai air mata. Itu yang selalu saya sampaikan dalam setiap sosialisasi," bebernya.
Biwara kembali menegaskan, Covid-19 saat ini masih mengancam.
Sementara, kecenderungan orang semakin lama semakin mengendor.