Kulon Progo

Stasiun Kedundang Diharapkan Dapat Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Stasiun Kedundang diharapkan menjadi akses naik dan turun penumpang yang akan menuju Bandara YIA sehingga dapat membantu perekonomian di sekitarnya.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Sri Cahyani
Lokasi Pembangunan Stasiun Kedundang yang baru di sebelah Utara. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pembangunan Stasiun Kedundang sebagai jalur KA Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) yang berada di Kulur, Kapanewon Temon diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.

Hal tersebut diungkapkan oleh Yatiman warga Dusun Trukan, Kalurahan Kulur, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo.

"Ya mudah-mudahan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Tapi karena ini belum jelas stasiun ini nantinya untuk berhenti atau tidak jadinya belum tahu. Istilahnya apakah untuk transit atau hanya lewat karena belum jadi sehingga belum bisa mengukur," katanya saat ditemui beberapa waktu lalu.

"Mungkin kalau untuk transit naik atau turun penumpang akan membantu ekonomi lingkungan tapi kalau hanya untuk lewat saja istilahnya sebagai lintasan sama saja tidak ada pemasukan," sambung Yatiman.

Baca juga: Pemugaran Ketiga Bangunan Cagar Budaya Sebagai Bentuk Evaluasi Dinas Kebudayaan Kulon Progo

Namun demikian, Yatiman berharap Stasiun Kedundang bisa untuk akses naik dan turun penumpang yang akan menuju Bandara YIA sehingga dapat membantu perekonomian di lingkungan stasiun.

Sebab, Stasiun Kedundang sekitar 1970-an sangat ramai untuk naik dan turun penumpang yang pada waktu itu transportasi juga belum banyak seperti sekarang ini.

"Ya memang waktu dulu jalur ini bisa membantu masyarakat di lingkungan sini. Baik untuk transportasi anak sekolah dan pedagang yang mau ke Yogyakarta maupun ke Kutoarjo," ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Tumini yang juga warga setempat.

Ia berharap dengan adanya pembangunan stasiun ini dapat memberdayakan masyarakat sekitar.

"Harapannya masyarakat sekitar seperti anak-anak muda sebisa mungkin hidup lebih baik. Misalnya dapat bekerja di lingkungan stasiun jadinya tidak ada yang menganggur," ungkapnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved