Status Gunung Merapi Siaga, Aktivitas Kegempaan Meningkat hingga Deformasi Sebesar 9 Cm per Hari

Intensitas aktivitas kegempaan di Gunung Merapi tercatat mengalami peningkatan, termasuk deformasi atau penggembungan tubuh Merapi

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Setya Krisna Sumargo
Puncak Merapi dari Pos Babadan 

Perhitungan volume kubah lava berdasarkan pengukuran menggunakan foto udara dengan drone pada 3 November 2020 sebesar 200.000 m3.

“Berdasarkan analisis foto drone tersebut, tidak teramati adanya material magma baru,” tambah Hanik.

Sejak Kamis (5/11/2020) pukul 12.00 WIB, BPPTKG telah menaikkan status Gunung Merapi dari waspada (level II) menjadi siaga (level III).

Baca juga: UPDATE Siaga Gunung Merapi, Objek Wisata di Tiga Desa KRB di Klaten Ditutup

Baca juga: Masih Ada Macan di Gunung Merapi, Ada Saksi Mata Pernah Bertemu Langsung di Lereng Gunung Merapi

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava, lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dan awan panas sejauh maksimal 5 km.

Dari hasil pengamatan visual dan instrumental di atas dan dengan tingkat aktivitas siaga Gunung Merapi, Hanik merekomendasikan beberapa hal kepada para pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana Gunung Merapi.

Ia menuturkan, untuk Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten agar mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana akibat letusan Gunung Merapi yang bisa terjadi setiap saat.

“Penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB (kawasan rawan bencana) III direkomendasikan untuk dihentikan. Pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III Gunung Merapi termasuk kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi,” tambahnya.

Selain itu, masyarakat diimbau agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

“Jika terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,” tandasnya. 

Letusan Merapi November 2010 dari Bukit Bintang, Pathuk, Gunungkidul
Letusan Merapi November 2010 dari Bukit Bintang, Pathuk, Gunungkidul (Tribun Jogja/ Setya Krisna Sumargo)

Daerah Rawan Bencana

1. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

Kabupaten Sleman

Kecamatan Cangkringan

Desa : Glagaharjo, Kepuharjo dan Umbulharjo

Dusun : Kalitengah Lor, Kaliadem, Pelemsari

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved