Breaking News:

Gunung Merapi

Mencicipi Kopi Merapi, Salah Satu Andalan Wisata Kuliner Masyarakat Lereng Gunung Merapi

Mencicipi Kopi Merapi, Salah Satu Andalan Wisata Kuliner Masyarakat Lereng Gunung Merapi

Tribun Jogja/Bramastyo Adhy
Menikmati kopi Merapi 

Sumijo menjelaskan bahwa kebun kopi arabika memang sementara ini hanya tersisa sekitar 10 hektar akibat aktivitas erupsi besar Gunung Merapi di tahun 2010 silam.

Saat ini para petani berusaha mengembalikan lagi kebun kebun yang dulunya hangus terkena awan panas erupsi.

"Wisatawan kami ajak ke kebun kopi supaya langsung tahu sejarah dan wujud alamiah kopi lereng Merapi yang mereka nikmati sudah dalam bentuk serbuk siap seduh.

Setelah dari kebun, kalau pas musim panen, biji kopi yang dipanen bisa langsung disangrai sendiri oleh wisatawan , ditumbuk, diseduh hingga siap untuk diminum," terang Sumijo.

Warung Kopi Merapi, Wisata Kuliner di Lereng Gunung
Warung Kopi Merapi, Wisata Kuliner di Lereng Gunung (travel.kompas)

Lanjut Sumijo, saat ini ia dan pegiat wisata kopi lereng Gunungunung Merapi berharap bisa turut mengedukasi masyarakat tentang potensi kopi lokal di industri kopi nasional dan dunia.

Di tempat ini wisatawan bisa langsung ikut belajar membuat kopi baik dengan mesin tradisional maupun mesin modern.

Rencananya, tak hanya kopi lokal saja yang bakal ditanam di area kebun yang bakal dijadikan penelitian kopi ini.

"Kami berharap dengan adanya wisata edukasi kopi ini, masyarakat bisa lebih mengenal bahwa
ada kopi lokal yang memang berpotensi memberikan kesejahteraan masyarakat luas," kata Sumijo.

Rute Mudah Dijangkau

Untuk sampai lokasi wisata edukasi kopi di lereng Gunung Merapi, bisa ditempuh menggunakan kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat. Bila dari kota Yogya, jarak tempuh sekitar 30 menit dengan catatan jalanan lancar.

Biasanya, sebelum memulai perjalanan wisata ke kebun kopi, para wisatawan bakal dijamu di kedai kopi yang dikelola oleh Sumijo. Beberapa camilan khas pedesaan juga disajikan, seperti kacang tanah, ketela goreng dan pisang goreng.

Sembari menunggu giliran ke kebun kopi, bila sedang cerah cuacanya, wisatawan bakal di manja dengan landscape Gunung Merapi yang indah.

Penulis: Tribun Jogja
Editor: Yudha Kristiawan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved