Info Umrah Terbaru Masa Pandemi Setelah Arab Saudi Buka Akses Perjalanan

Indonesia telah mengirimkan jemaah umrah perdana selasa masa pandemi Covid-19 Pemerintah Arab Saudi yang membuka kembali

Tayang:
Editor: Iwan Al Khasni
STR / AFP
Gambar ini diambil pada 24 Mei 2020 pada awal Idul Fitri menunjukkan pemandangan udara Masjidil Haram dan Ka'bah di pusat Arab Saudi Kota suci Mekah. 

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asita Budijanto Ardiansjah mengungkapkan, 100 jemaah asal Indonesia gagal berangkat pada hari pertama pembukaan perjalanan umrah, Minggu (1/11/2020).

"Hari pertama kemarin ada sekitar 100 orang gagal berangkat karena ada yang PCR-nya positif, lalu ada juga yang PCR-nya negatif tapi visanya telat keluar," kata Budijanto saat dihubungi Kompas.com, Senin (2/11/2020).

Ia menilai, gagalnya para jemaah tersebut merupakan hal yang wajar terjadi. Alasannya, kata dia, mereka merupakan kloter pertama jemaah umrah di masa pandemi Covid-19 sehingga masih kurang persiapan.

Untuk itu, ia mengingatkan bagi calon jemaah kloter kedua yang dijadwalkan berangkat Selasa (3/11/2020) agar dapat mempersiapkan waktu melengkapi dokumen persyaratan keberangkatan.

"Harus siap dalam hal waktu. Karena itu, calon jemaah harus siap waktu yang lebih lama. Karena itu, tadi pertama, harus nunggu hasil PCR, kan itu 72 jam sebelum berangkat," ujar dia.

Berdasarkan evaluasi keberangkatan umrah perdana ini, ditemukan sejumlah kendala sehingga ada calon jemaah yang batal berangkat.

Alasan dari adanya jemaah umrah yang batal berangkat pada kloter pertama ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Umrah AMPHURI Zaky Anshary.

"Kendala grup pertama ini karena adanya jemaah dan penyelenggara yang batal berangkat karena visa dan PCR telat keluar atau tiket yang terlambat keluar," tuturnya.

Oleh karena itu, senada dengan Budi, Zaky mengingatkan agar calon jemaah bisa memperhitungkan waktu proses visa dan tes PCR Covid-19. Persiapan itu wajib dilakukan oleh calon jemaah agar tidak ada yang batal berangkat karena visa dan hasil PCR yang terlambat terbit.

Zaky mengatakan, jemaah umrah asal Indonesia merupakan rombongan kedua yang tiba di Arab Saudi setelah umrah dibuka kembali.

"Rombongan Indonesia adalah rombongan ke-2 yang datang setelah Pakistan. Pesawat perdana dari Indonesia tiba pukul 18.16 waktu Saudi," kata dia.

Adapun Indonesia dan Pakistan, kata dia, merupakan dua negara yang diperbolehkan umrah saat negara lain belum diizinkan.

Rombongan jemaah asal Pakistan sendiri tiba di Arab Saudi lebih cepat empat jam sebelum Indonesia, yaitu Minggu (1/11/2020) sekitar pukul 14.00 waktu setempat. (*)

 Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved