Info Umrah Terbaru Masa Pandemi Setelah Arab Saudi Buka Akses Perjalanan

Indonesia telah mengirimkan jemaah umrah perdana selasa masa pandemi Covid-19 Pemerintah Arab Saudi yang membuka kembali

Tayang:
Editor: Iwan Al Khasni
STR / AFP
Gambar ini diambil pada 24 Mei 2020 pada awal Idul Fitri menunjukkan pemandangan udara Masjidil Haram dan Ka'bah di pusat Arab Saudi Kota suci Mekah. 

Tribunjogja.com ---- Indonesia telah mengirimkan jemaah umrah perdana selasa masa pandemi Covid-19 pada Minggu (1/11/2020) atas izin Pemerintah Arab Saudi yang membuka kembali akses perjalanan.

Sebuah foto yang rilis oleh Kementerian Media Saudi pada 30 Juli 2020 menunjukkan jamaah haji Mulism berdoa di Gunung Arafat, juga dikenal sebagai Jabal al-Rahma (Gunung Belaskasih), sebelah tenggara kota suci Mekah, selama puncak haji haji di tengah pandemi COVID-19. 

Jemaah haji Muslim berkumpul di Gunung Arafat Arab Saudi dengan jumlah yang sedikit di zaman modern dan kontras dengan kerumunan besar tahun-tahun sebelumnya.
Sebuah foto yang rilis oleh Kementerian Media Saudi pada 30 Juli 2020 menunjukkan jamaah haji Mulism berdoa di Gunung Arafat, juga dikenal sebagai Jabal al-Rahma (Gunung Belaskasih), sebelah tenggara kota suci Mekah, selama puncak haji haji di tengah pandemi COVID-19. Jemaah haji Muslim berkumpul di Gunung Arafat Arab Saudi dengan jumlah yang sedikit di zaman modern dan kontras dengan kerumunan besar tahun-tahun sebelumnya. (Saudi Ministry of Media / AFP)

Sebelumnya, akses keluar masuk wilayah Arab Saudi untuk jemaah umrah ditutup sejak akhir Februari 2020 karena pandemi Covid-19.

Berangkat melalui bandara Soekarno-Hatta, Tangerang Banten, para jemaah tiba di Jeddah pukul 18.16 waktu setempat pada hari yang sama.

erdasarkan laporan Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) dan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) pada keberangkatan jemaah umrah perdana asal Indonesia ini, mayoritasnya merupakan owner travel agent.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Umrah AMPHURI Zaky Anshary.

Menurut dia, hal ini dikarenakan para owner travel agent ingin memeriksa langsung kesiapan pelaksanaan umrah di masa pandemi.

"Mayoritas owner travel yang akan cek dan melihat langsung kondisi bagaimana umrah masa pandemi berikut regulasi dan tantangannya," kata Zaky saat dihubungi Kompas.com, Senin (2/11/2020).

Namun demikian, tetap ada jemaah umrah travel yang dibawa oleh AMPHURI.

Mereka berangkat bersama pada Minggu (1/11/2020) melalui Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten.

Total jemaah perdana 317 orang

Berdasarkan data yang dimiliki Zaky, ada 317 jemaah yang berhasil diberangkatkan ke Jeddah pada Minggu (1/11/2020).

Data itu, kata dia, didapat pada saat semua sudah berada di dalam pesawat. Sebelumnya diinfokan, ada 360 jemaah yang akan berangkat.

Info saat terbang yang terdaftar itu 360 jemaah, tetapi saat di pesawat kita tanya kru yang terbang, hanya 317," kata Zaky.

Ia menjelaskan alasan dari berkurangnya data jemaah umrah yang dijadwalkan berangkat kloter pertama itu adalah karena ada jemaah yang gagal terbang. Mereka yang batal berangkat, jelasnya, terkendala hasil swab test Covid-19 yang terlambat keluar sehingga tiketnya terlambat keluar. "

Semua disebabkan persiapan yang terlalu mepet," ujar dia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved