Breaking News:

Dinas Pariwisata DI Yogyakarta Pastikan Kesiapan ASITA dan PHRI Jelang Libur Panjang

Dinas Pariwisata DI Yogyakarta (DIY) telah melakukan koordinasi dengan Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) DIY dan Perhimpunan Hotel

TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo saat ditemui Rabu (30/9/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Pariwisata DI Yogyakarta (DIY) telah melakukan koordinasi dengan Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) DIY dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY menjelang libur panjang cuti Maulid Nabi dan libur akhir tahun 2020.

"Untuk yang ASITA kami dorong untuk menyiapkan paket-paket wisata kecil dimana pangsa pasarnya lokal dan domestik. Sebab jika melihat potensi wisata di DIY yang menjadi daya tarik utamanya adalah budaya sehingga kita dorong juga beberapa komunitas maupun dinas pariwisata baik provinsi maupun kabupaten/kota untuk menampilkan pertunjukan kecil yang bisa dinikmati oleh para wisatawan ketika berkunjung ke Yogyakarta," tutur Singgih Raharjo, Kepala Dinas Pariwisata DIY, Rabu (28/10/2020).

Baca juga: Peringatan BMKG : Besok, Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Ini

Baca juga: Dirgayuswa Kasanga Royal Ambarrukmo Yogyakarta Digelar Perdana di YIA

Ia melanjutkan, sementara dari sisi akomodasi hotel menurutnya tidak ada permasalahan.

Sebab setelah pihaknya berkoordinasi dengan PHRI terkait libur panjang, okupansi hotel sudah mulai terisi antara 60-80 persen bahkan ada yang mencapai 100 persen dari kamar yang dijual.

"Ini menunjukkan bahwa apa yang selama ini kita bangun dan kita siapkan sudah menuai hasilnya. Wisatawan sudah mulai percaya untuk mengunjungi DIY karena destinasi wisata disini telah memberlakukan protokol kesehatan secara konsisten. Sehingga hal tersebut menjadi bagian dari keberhasilan bagaimana menyiapkan destinasi dan akomodasi secara baik," ucapnya.

Baca juga: BPPTKG : Perlu Perda Sebagai Landasan Hukum Pelaksanaan WLPB

Baca juga: HUT PP ke-61, Pemuda Pancasila DI Yogyakarta Daulat Putra Bungsu Jenderal Sudirman Sebagai Penasihat

Selain itu, juga aksesibilitas menuju DIY yang sangat mudah dijangkau dari udara maupun darat yang menggunakan mobil pribadi atau transportasi umum seperti bus dan kereta api (KA).

Terkait dengan aplikasi Visiting Jogja, pihaknya juga telah melihat pergerakannya.

Karena sampai saat ini sudah ada sekitar 94 destinasi wisata yang masuk ke aplikasi Visiting Jogja.

Sehingga wisatawan yang akan berkunjung DIY dapat memesan melalui aplikasi tersebut agar tidak terjadi penumpukan di suatu destinasi wisata. (scp)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved