Tradisi Unik Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW di Beberapa Daerah di Tanah Air, Termasuk Yogyakarta

Dalam menyambut hari kelahiran Nabi Muhammad SAW tersebut, beberapa daerah di Indonesia memiliki tradisi unik.

Editor: Muhammad Fatoni
Dok.Tribun Jogja
Masyarakat memperebutkan berbagai hasil bumi yang ada di atas gunungan pada Grebeg Maulud Keraton Yogyakarta, Minggu (10/11/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM - Maulid Nabi Muhammad SAW 2020 akan diperingati pada Kamis 29 Oktober mendatang.

Maulid Nabi sendiri adalah peringatan hari lahirnya Nabi Muhammad SAW, yaitu setiap 12 Rabiul Awal pada penanggalan Islam.

Dalam menyambut hari kelahiran Nabi Muhammad SAW tersebut, beberapa daerah di Indonesia memiliki tradisi unik.

Namun, pada tahun 2020 kali ini, tentunya tak semua tradisi tersebut bisa terlaksana, mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir.

Baca juga: 5 Bacaan Sholawat Nabi Bahasa Arab, Latin, Terjemahan Dibaca Saat Peringatan Maulid Nabi Muhammad

Baca juga: Amalan-amalan Sunah Saat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H 29 Oktober 2020 Besok

Meski demikian, mengenal tradisi-tradisi unik Nusantara tersebut tetaplah menarik, terlebih saat momen Maulid Nabi Muhammad SAW

Berikut adalah sembilan tradisi unik dalam menyambut Maulid Nabi Muhammad, seperti TribunJogja.com lansir dari berbagai sumber:

1. Grebek Maulud (Daerah Istimewa Yogyakarta)

Grebek Maulud adalah puncak peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan di Yogyakarta.

Pada upacara puncak ini, sebanyak tujuh gunungan akan dikeluarkan dari Keraton untuk dibawa ke Masjid Gede, Kepatihan dan Puro Pakualaman.

Abdi Dalem Kertaon Yogyakarta menyelesaikan proses pembuatan gunungan untuk Grebeg Sekaten di kawasan bangsal Magangan, komplek Keraton Yogyakarta, Senin (19/11/2018). Gunungan yang berisi makanan serta hasil bumi tersebut akan dibagikan pada puncak perayaan Sekaten yaitu pada Grebeg Sekaten yang akan dilaksanakan pada Rabu (21/11/2018) mendatang.
Abdi Dalem Keraton Yogyakarta menyelesaikan proses pembuatan gunungan untuk Grebeg Sekaten di kawasan bangsal Magangan, komplek Keraton Yogyakarta, Senin (19/11/2018). Gunungan yang berisi makanan serta hasil bumi tersebut akan dibagikan pada puncak perayaan Sekaten yaitu pada Grebeg Sekaten yang akan dilaksanakan pada Rabu (21/11/2018) mendatang. (Tribun Jogja/ Hasan Sakri Ghozali)

Tujuh gunungan itu terdiri dari Gunungan Putri, Kakung, Darat, Gepak dan Gunungan Pawuhan.

Nantinya, isi gunungan itu akan diperebutkan oleh masyarakat yang telah menanti.

2. Ngalungsur Pusaka (Garut, Jawa Barat)

Di Garut, Jawa Barat, Maulid Nabi Muhammad disambut dengan upacara Ngalungsur, yaitu ritual untuk membersihkan atau menyucikan benda-benda pusaka peninggalan Sunan Rohmat (Sunan Godog/Kian Santang).

Setelah disucikan dengan air bunga, benda pusaka kemudian akan digosok dengan minyak wangi, agar tetap wangi dan tidak berkarat.

Kegiatan yang dipusatkan di di Kampung Godog, Desa Lebak Agung, Kecamatan Karangpawitan ini dilakukan oleh juru kunci.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved