Breaking News:

Satu Unit Drump Truk Terguling di Sungai Progo Akibat Banjir Setelah Hujan Deras

Satu unit dump truk berwarna merah dengan nomor polisi AB 8490 FC milik Hari Nur Rohim terguling karena terjebak banjir

Tribunjogja/ Sri Cahyani Putri
Proses evakuasi satu unit dump truk berwarna merah yang terguling di Sungai Progo pada Senin (26/10/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Satu unit dump truk berwarna merah dengan nomor polisi AB 8490 FC milik Hari Nur Rohim terguling karena terjebak banjir di Sungai Progo tepatnya di Desa Banaran, Kapanewon Galur, Kulon Progo pada Senin (26/10/2020).

Banjir tersebut terjadi setelah hujan yang cukup deras di wilayah hulu pada Minggu (25/10/2020).

Pada saat kejadian, truk tersebut dikemudikan oleh Rusdi (35) warga Kokap, Kulon Progo.

Salah seorang pengemudi, Saroji menceritakan saat itu terdapat 20 truk yang turun ke sungai untuk mengangkut pasir dari para penambang.

Baca juga: Wakili DI Yogyakarta, Perpustakaan Desa Pengkol Nglipar Gunungkidul Sabet Juara 3 Nasional

Baca juga: AP 1 Siapkan Antisipasi Lonjakan Penumpang Jelang Libur Panjang

Baca juga: Bawaslu Telusuri Oknum Guru ASN Diduga Tidak Netral di Pilkada Bantul

Saat antre mengisi pasir, banjir datang dari arah hulu yang menyebabkan supir truk panik.

Akhirnya mereka berebut untuk naik ke daratan.

Namun truk selip sehingga tidak bisa bergerak karena ban truk tenggelam di dalam pasir hingga menyebabkan truk itu terguling di aliran air

"Kami sempat menarik dengan tali seling namun tidak kuat," ucapnya Senin (26/10/2020).

Dengan adanya kejadian tersebut, para supir truk dibantu sejumlah warga melakukan evakuasi untuk menaikkan truk tersebut ke daratan.

Sementara Kapolsek Galur, AKP Budi Kustanto membenarkan dengan adanya 1 unit truk yang terjebak di Sungai Progo akibat peningkatan debit air yang disebabkan curah hujan yang cukup tinggi di wilayah hulu.

Baca juga: GeNose Masuk Tahap Uji Diagnostik pada Pasien di 9 Rumah Sakit

Baca juga: Warga Penghayat Kepercayaan Gelar Ritual Peringati 10 Tahun Erupsi Merapi di Ketep Pass

Baca juga: Dukung Pembukaan Kembali Bioskop, DPRD Kota Yogya Minta Pemkot Beri Pengawasan Ketat

Berdasarkan informasi yang didapatkan supir truk sudah tidak bisa menyelamatkan kendaraan karena banyaknya truk yang melintas.

"Namun dari kejadian ini tidak ada korban jiwa," katanya.

Oleh sebab itu, dengan adanya kejadian tersebut ia mengimbau kepada para supir pada musim penghujan agar berhati-hati saat beroperasi ketika cuaca mendung di wilayah hulu agar segera menyelamatkan diri. (scp)

Penulis: Sri Cahyani Putri
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved