Penanganan Covid
Mobil PCR Milik Bantul Segera Datang, Bisa Layani Tes Swab 126 Orang Per Hari
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Agus Budi Rahardjo memastikan mobil laboratorium polymerase chain reaction (PCR)
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Agus Budi Rahardjo memastikan mobil laboratorium polymerase chain reaction (PCR) milik Pemkab Bantul sebentar lagi datang.
Mobil yang telah lama dinanti untuk pengendalian Covid-19 di Bumi Projotamansari itu, saat ini tinggal menunggu proses pengiriman.
Agus mengungkapkan, pengiriman akan dilakukan dari Bekasi pada hari selasa (27/10/2020) pagi.
Apabila prosesnya berjalan lancar, sehari kemudian, pada Rabu (28/10/2020), mobil tersebut dimungkinkan sudah sampai di Bantul.
Menurut Agus, mobil berbasis Toyota Hi-ace tersebut telah dilengkapi dengan dua alat pemeriksaan.
Baca juga: Pedagang Pasar Beringharjo Berharap Pada Peningkatan Kunjungan Saat Libur Panjang
Baca juga: BPPTKG: Erupsi Merapi Berikutnya Semakin Dekat, Cenderung Mirip Perilaku 2006
"Sehari bisa melayani 126 orang," terangnya, Senin (26/10/2020).
Selain itu, kata Agus, mobil yang dianggarkan senilai Rp 4,6 miliar dari APBD perubahan 2020 itu juga memiliki teknologi mutakhir.
Dapat langsung mengkoneksikan antara data pasien yang sedang diuji dengan nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor handphone.
Sehingga dapat langsung melakukan tracking untuk melihat data riwayat kemana yang bersangkutan.
"Agar tidak mengganggu privasi, tentu trackingnya berupa zonasi," ucap Agus.
Lebih lanjut, Mantan Wakil Direktur Umum RSUD Panembahan Senopati itu, mengungkapkan, mobil PCR pesanan Pemkab Bantul memiliki garansi pemakaian satu tahun dan mendapatkan gratis 1.000 reagen atau reaksi kimia yang dibutuhkan dalam proses pemeriksaan swab.
Baca juga: YLPA DI Yogyakarta Sebut Kehamilan Tidak Diinginkan Jadi Faktor Penelantaran Anak
Baca juga: Dewan Pengupahan DI Yogyakarta Minta Permenaker 18 Tentang Survei KHL Dicabut
Sedangkan dari Dinas Kesehatan sendiri, menurut Agus, telah menyiapkan sebanyak 5.000 reagen, sehingga total awal nantinya ada 6.000 reagen.
Mobil PCR akan dioperasikan oleh 4 petugas. Terdiri dari satu dokter, satu sopir dan dua petugas pembantu. "Keempat orang ini akan langsung menjalani pelatihan daring besok dan akan kami maksimalkan untuk melakukan pengetesan," tuturnya.
Pjs Bupati Bantul, Budi Wibowo sebelumnya menyampaikan, mobil polymerease chain reaction (PCR) merupakan inovasi pengendalian Covid-19 dan pertama di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Nantinya, kehadiran mobil tersebut akan diproyeksikan untuk melakukan tracking dan tes usap di Bantul secara massif dan agresif.
"Mudah-mudahan sangat (membantu). Ini inovasi baru, pertama di DIY untuk memburu pusat virus itu," ucap Budi. (Rif)
Catatan Redaksi: Bersama kita lawan virus corona. Tribunjogja.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu 3M:
- Wajib Memakai masker
- Wajib Menjaga jarak dan menghindari kerumunan
- Wajib Mencuci tangan dengan sabun