Hadapi La Nina, DLH Gunungkidul Kaji Potensi Pohon Tumbang
Fenomena La Nina yang terjadi menjelang akhir 2020 ini berpotensi menyebabkan berbagai bencana hidrometeorologi di Gunungkidul.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Fenomena La Nina yang terjadi menjelang akhir 2020 ini berpotensi menyebabkan berbagai bencana hidrometeorologi di Gunungkidul.
Selain banjir dan longsor, pohon tumbang juga jadi ancaman.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul pun turut melakukan antisipasi menghadapi potensi pohon tumbang.
Caranya dengan melakukan kajian awal.
"Analisis kajian mengenai potensi pohon tumbang kami lakukan bersama Dinas PUP-SDM DIY," kata Sekretaris DLH Gunungkidul Aris Suryanto, Jumat (23/10/2020).
Baca juga: Peringkat Terbaru FIFA Oktober 2020, Ini Rangking dan Posisi Timnas Indonesia di Asia Tenggara
Baca juga: Waktu Terbaik Sedekah Ada di Hari Jumat, Nabi Muhammad SAW Jelaskan Sedekah Bisa Hapus Dosa
Sejauh ini, ia mengatakan sudah ada beberapa lokasi yang jadi fokus kajian. Antara lain ruas jalan Piyungan sampai batas Kabupaten Gunungkidul, ruas batas Bantul sampai Kalurahan Gading, serta ruas Gading hingga Gledeg.
Menurut Aris, bahan kajian utama adalah kondisi pohon atau tanaman yang berada di ruas jalan tersebut.
Apakah berpotensi membahayakan keselamatan jalan atau tidak.
"Hasil dari analisis akan ditindaklanjuti sesuai kondisi pohon, apakah akan ditebang atau cukup dipangkasi," jelasnya.
Lantaran proses kajian masih berlangsung, Aris pun belum bisa menyampaikan kesimpulan sementara.
Namun kemungkinan besar kajian akan selesai minggu depan.
Ia pun turut mengimbau warga agar secara mandiri mengecek kondisi pohon di sekitarnya.
Baca juga: BERITA TIMNAS U-19 : TC di Kroasia Segera Berakhir, Shin Tae-yong Bicara Soal Pencoretan Pemain
Baca juga: IHSG Diperkirakan Bergerak Fluktuatif, Berikut Rekomendasi Saham 23 Oktober 2020
Jika memang kondisi pohon melapuk dan berpotensi tumbang, maka mereka diminta melapor ke DLH.
"Setidaknya menyampaikan informasi ke DLH dulu agar bisa dilakukan penebangan jika memang berpotensi tumbang," kata Aris.
Sebelumnya, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Edy Basuki juga memperingatkan warga agar waspada terhadap potensi bencana dari La Nina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-gunungkidul_20180731_185434.jpg)