PB IDI Sampaikan Penyataan Sikap dan 5 Rekomendasi Terkait Rencana Program Vaksinasi Covid-19

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) pun bersikap atas rencana tindakan vaksinasi Covid-19 pemerintah.

Editor: Muhammad Fatoni
Shutterstock
Ilustrasi 

Dari data yang ada, saat iini uji coba vaksinasi Sinovac di Brasil sudah selesai dilaksanakan pada 9.000 relawan.

Namun hasilnya baru akan dikeluarkan segera setelah selesai dilakukann vaksinasi pada 15.0000 relawan.

Kita bisa melihat bahwa unsur kehati-hatian juga dilakukan negara lain dengan tetap menunggu data lebih banyak lagi dari hasil uji klinis fase 3.

Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa program vaksinasi  adalah sesuatu program penting namun tidak dapat dilakukan dengan tergesa-gesa.

Baca juga: Inilah Jenis-jenis Vaksin Corona yang Sudah Disiapkan Oleh Pemerintah Indonesia

Baca juga: Begini Respon Pemerintah DI Yogyakarta Rencana Distribusi Vaksin Covid-19

3. Dalam situasi pandemi, WHO memperkenankan pembuatan dan penyediaan obat atau baksin dapat dilakukan melalui proses eEmergency use Authoprization (EUA) untuk aksin COvid-19 oleh lembaga yang mempunyai otorisasi untuk itu.

Di Indonesia, lembaga tersebut adalah BPOM.

Dalam melakukan atau mennetukan hal ini, PB IDI amat meyakini bahwa BPOM tentu juga akan memperhatikan keamanan, efektivitas dan imunogenitas suatu vaksin, termasuk bila terpaksa menggunakan skema EUA.

Kami yakin bahwa BPOM akan menjaga kemandirian dan profesionalismenya.

Presiden Jokowi di Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran untuk menyaksikan penyuntikan calon vaksin Covid-19 kepada relawan, Selasa (11/8/2020).
Presiden Jokowi di Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran untuk menyaksikan penyuntikan calon vaksin Covid-19 kepada relawan, Selasa (11/8/2020). (Biro Pers Sekretariat Presiden)

4. Perlu pula mempertimbangkan rekomendasi dari Indonesia n Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dan Strategic Advisory Group of Experts on Immunization of the World Health Organization (SAGE WHO)

5. Pelaksanaan program vaksinasi memerlukan persiapan yang baik dan komprehensif, termasuk penyusunan pedoman-pedoman terkait vaksinasi oleh perhimpunan profesi, pelatihan petugas vaksin, sosialisasi bagi seluruh masyarakat dan membangun jjaring untuk penanganan efek samping vaksinasi.

Keamanan dan efektivitas adalah yang utama selain juga kita semua ingin agar prifram ini berjalan lancar.

PB IDI berharap agar progfram vaksinasi ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Susul PDPI, Ikatan Dokter Indonesia Surati Menkes Tentukan 5 Sikap Soal Vaksin Covid-19

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved