Breaking News:

Bawaslu Sleman Lakukan Perpanjangan Kedua Pendaftaran Pengawas TPS

Karena jumlah pelamar belum memenuhi, Bawaslu Sleman kembali melakukan perpanjangan kedua, mulai 20 hingga 26 Oktober 2020.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman kembali memperpanjang pendaftaran Pengawas TPS untuk pemilihan bupati dan wakil bupati Sleman tahun 2020.

Perpanjangan tersebut merupakan perpanjangan kedua yang dilakukan Bawaslu Sleman. Sebelumnya, pendafartaran Pengawas TPS dibuka hingga 15 Oktober 2020.

Namun karena jumlah pendaftar belum memenuhi kuota, Bawaslu Sleman melakukan perpanjangan pertama pada 16 hingga 19 Oktober 2020.

Karena jumlah pelamar belum memenuhi, Bawaslu Sleman kembali melakukan perpanjangan kedua, mulai 20 hingga 26 Oktober 2020.

Baca juga: Pendaftaran Pengawas TPS di Bantul Kembali Diperpanjang

Baca juga: Lawan Hoaks Pilkada 2020, UGM dan WhatsApp Adakan Pelatihan Literasi Digital Bagi Perempuan

Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Sleman, Vici Herawati mengatakan hingga akhir pendaftaran, batu satu Kapanewon yang memenuhi jumlah minimal pendaftar.

"Baru satu Kapanewon Ngemplak yang memenuhi. Dari kebutuhan 240, jumlah pendaftar malah melebihi, yaitu 255. Kemudian dilakukan perpanjangan pertama sampai 19 Oktober untuk 16 Kapanewon lainnya,"katanya, Selasa (20/10/2020).

Setelah perpanjang pertama, ternyata jumlah PTPS masih belum memenuhi.

Baru bertambah dua kapanewon yang memenuhi jumlah minimal pendaftar, yaitu Kapanewon Prambanan dengan jumlah pendaftar 228 dari kebutuhan 216 orang dan Kapanewon Minggir dengan 144 pendaftar dari kebutuhan 134 orang.

Untuk itu Bawaslu Sleman melakukan perpanjangan kedua, khusus bagi Kapanewon yang belum memenuhi kuota.

Baca juga: Sempat Diskorsing, KPU Sleman Tetapkan 792.925 DPT dalam Pilkada 2020

Baca juga: 704.688 Pemilih Tercatat dalam DPT Pilkada Bantul

"Jumlah minimal pendaftar calon PTPS minimal dua orang per TPS. Baru terpenuhi dua kapanewon. Perpanjangan kedua khusus untuk Kapanewon yang belum terpenuhi. Yang sudah terpenuhi tidak perlu melakukan perpanjangan lagi,"ujarnya.

Secara keseluruhan jumlah Pengawas TPS adalah 2.125, sedangkan kebutuhan pendaftar adalah dua kali formasi, yaitu 4.250.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sleman, M Abdul Karim Mustofa berharap calon PTPS menjadi ujung tombak pengawasan Pemilu pada level yang paling bawah.

“Mereka yang mengetahui kondisi riil lapangan. Kami sematkan harapan pada mereka agar bisa bersama-sama menjaga dan mengawal Pilkada di ujung tombak yakni TPS,"tambahnya. (maw)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved