Liga Inggris

CHELSEA: Nasib Kepa Setelah Tiga Kali Blunder dan Peringatan Werner

Kiper termahal di dunia itu, terancam akan menjadi pemain pilihan ketiga di Chelsea, setelah Edouard Mendy dan Willy Caballero

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Ben STANSALL / POOL / AFP
Penjaga gawang Chelsea Spanyol Kepa Arrizabalaga (tengah) bertahan melawan gelandang Inggris Southampton Che Adams (kanan) selama pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Chelsea dan Southampton di Stamford Bridge di London pada 17 Oktober 2020. 

Baginya, adalah hal yang mengejutkan memainkan Kepa pada laga melawan Soton, akhir pekan lalu, karena Lampard dianggap telah lelah dengan penampilannya.

“Saya sedikit terkejut (Lampard) memilih bermain Kepa; dia tidak menyukai Kepa dan itu jelas.

Menurutnya, Caballero justru tidak melakukan banyak kesalahan, mungkin karena mereka telah membayar tinggi untuk Kepa, tidak ada pilihan untuk tidak memberinya kesempatan tampil.

Kiper asal Argentina Caballero menggantikan Kepa ketika perubahan dilakukan musim lalu.

Dia telah menunjukkan dirinya sebagai opsi cadangan yang dapat diandalkan, tetapi sekarang berusia 39 tahun dan tidak mungkin melihat waktu bermain reguler untuk klub Chelsea.

Edouard Mendy, kiper baru Chelsea dari Rennes
Edouard Mendy, kiper baru Chelsea dari Rennes (Chelseafc.com)

Mendy adalah penjaga gawang yang harus turun tangan dan memberikan solusi atas di sektor yang bermasalah bagi The Blues musim lalu.

Dia saat ini sedang mengalami cedera ringan, dengan Lampard mengatakan kepada wartawan menjelang pertandingan melawan The Saints:

“Mendy pada saat ini cedera dan mungkin akan fit dalam minggu atau dua minggu depan dan kemudian itu akan menjadi keputusan untuk saya untuk membuat tentang siapa yang bermain. "

Chelsea akan membuka musim Liga Champions 2020-21 mereka di kandang melawan Sevilla pada hari Selasa.

Peringatan Werner

Meski akhirnya sukses memecah telur dengan mencetak dua gol, Timo Werner kecewa dengan hasil akhir Chelsea melawan Southampton.

"Saya senang dengan gol saya, tetapi pada akhirnya saya ingin memenangkan pertandingan. Ini adalah hari dimana saya 50 persen bahagia dan 50 persen tidak," katanya.

Striker Chelsea asal Jerman Timo Werner (kanan) mengontrol bola melewati bek Southampton asal Polandia Jan Bednarek saat pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Chelsea dan Southampton di Stamford Bridge di London pada 17 Oktober 2020.
Striker Chelsea asal Jerman Timo Werner (kanan) mengontrol bola melewati bek Southampton asal Polandia Jan Bednarek saat pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Chelsea dan Southampton di Stamford Bridge di London pada 17 Oktober 2020. (Ben STANSALL / POOL / AFP)

Werner kemudian ditanya apakah Chelsea punya masalah di lini pertahanan, setelah tim Lampard juga kebobolan tiga gol yang ditahan West Brom dua pekan lalu.

"Saya tidak tahu apakah kami memiliki masalah, tetapi pada akhirnya di tiga pertandingan terakhir kami kebobolan enam gol dan itu bukan yang kami inginkan," katanya.

Jika terus kebobolan banyak gol, hal itu bisa saja mengecewakan Werner yang rela pindah dari RB Leipzig demi bergabung dengan tim yang menurutnya lebih besar dan kuat.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved