Liga Inggris

CHELSEA: Nasib Kepa Setelah Tiga Kali Blunder dan Peringatan Werner

Kiper termahal di dunia itu, terancam akan menjadi pemain pilihan ketiga di Chelsea, setelah Edouard Mendy dan Willy Caballero

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Ben STANSALL / POOL / AFP
Penjaga gawang Chelsea Spanyol Kepa Arrizabalaga (tengah) bertahan melawan gelandang Inggris Southampton Che Adams (kanan) selama pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Chelsea dan Southampton di Stamford Bridge di London pada 17 Oktober 2020. 

TRIBUNJOGJA.COM - Blunder yang terus dilakukan Kepa Arrizabalaga hingga berakibat fatal bagi Chelsea bisa membuat kiper asal Spanyol itu tersingkir dari tim utama The Blues.

Kiper termahal di dunia itu, terancam akan menjadi pemain pilihan ketiga di Chelsea, setelah Edouard Mendy dan Willy Caballero, demikian menurut Tony Cascarino.

Mantan penyerang the Blues itu yakin penampilan meragukan dari pemain yang didatangkan dari Athletic Bilbao itu bakal terlempar dari tim utama pasukan Frank Lampard.

Sejak didatangkan dari Spanyol seharga £ 72 juta ($ 92 juta), Kepa diharapkan mampu menjadi penjaga gawang utama jangka panjang di Stamford Bridge.

Setelah sempat mengisi peran itu pada awalnya, tetapi performanya yang labil dan kerap membuat kesalahan berbuah fatal bagi tim menjadi pertanyaan yang harus dijawab.

Striker Liverpool Senegal Sadio Mane (kiri) mencetak gol kedua mereka melewati kiper Spanyol Chelsea Kepa Arrizabalaga selama pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Chelsea dan Liverpool di Stamford Bridge di London pada 20 September 2020.
Striker Liverpool Senegal Sadio Mane (kiri) mencetak gol kedua mereka melewati kiper Spanyol Chelsea Kepa Arrizabalaga selama pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Chelsea dan Liverpool di Stamford Bridge di London pada 20 September 2020. (NEIL HALL / POOL / AFP)

Selama musim 2019-20, Frank Lampard kadang-kadang menurunkan Kepa selain Caballero di bawah mistar gawang.

Namun setelah kedatangan Edouard Mendy, kiper asal Senegal itu langsung tampil sebagai penjaga gawan utama, sebelum akhirnya cedera saat membela timnas.

Absennya Mendy menjadi kesempatan bagi Kepa untuk tampil dan membuktikan bahwa dia masih layak menjadi pilihan utama Lampard sebagai penghenti tembakan lawan.

Hingga akhirnya pemain berusia 26 tahun itu kembali bermain di Liga Premier Inggris melawan Southampton yang berkesudahan 3-3 di Stanford Bridge.

Kehilangan dua poin di kandang menjadi sesuatu yang dipertanyakan, dan tidak heran Kepa lagi-lagi menjadi sorotan setelah hasil mengecewakan di pekan kelima Liga Inggris.

Kepa bertanggung jawab atas frustrasi Chelsea, setelah ia gagal menahan tendangan Che Adams di dalam kotak penalti, hingga membuatnya terancam kehilangan posisinya di tim.

“Dia berubah dari kiper nomor satu menjadi kiper nomor dua, dan setelah penampilan (di Southampton) ia mungkin menjadi kiper nomor tiga sekarang,” katanya kepada talkSPORT, dikutip Tribunjogja.com dari Goal Internasional.

Kiper Argentina Chelsea Willy Caballero bereaksi setelah kebobolan gol ketiga mereka dalam pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara West Bromwich Albion dan Chelsea di stadion The Hawthorns di West Bromwich, Inggris tengah, pada 26 September 2020.
Kiper Argentina Chelsea Willy Caballero bereaksi setelah kebobolan gol ketiga mereka dalam pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara West Bromwich Albion dan Chelsea di stadion The Hawthorns di West Bromwich, Inggris tengah, pada 26 September 2020. (Nick Potts / POOL / AFP)

Bahkan, katanya, Kepa tidak akan berada di bangku cadangan tim karena tidak akan disertakan Lampard dalam skuad yang dibawanya dalam pertandingan selanjutnya.

“Dia bahkan tidak akan duduk di bangku cadangan sekarang karena (Willy) Caballero akan menjadi kiper nomor dua.

Bayar tinggi

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved