Kulon Progo
BPBD Kabupaten Kulon Progo Siapkan Kesiagaan Hadapi Musim Hujan
BPBD Kabupaten Kulon Progo telah mempersiapkan berbagai antisipasi dalam menghadapi musim penghujan.
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kulon Progo telah mempersiapkan berbagai antisipasi dalam menghadapi musim penghujan.
Sebab, pertengahan November sudah memasuki musim penghujan hingga puncaknya pada Desember 2020 sampai dengan Februari 2021.
"Makanya kemarin sesuai petunjuk dari Bupati Kulon Progo untuk segera menyiapkan kesiapsiagaan. Kita sudah mengkoordinasikan dengan Kodim 0731, Polres Kulon Progo, Brimob, Basarnas dan organisasi perangkat daerah (OPD) termasuk PMI dan relawan," ucap Kepala Pelaksana BPBD Kulon Progo, Ariadi Minggu (18/10/2020).
Ia mengatakan, seluruh aparat maupun relawan sudah siap untuk mengantisipasi apabila terjadi bencana alam hydrometeorologi.
Baca juga: BMKG Prediksikan Sepekan ke Depan Akan Turun Hujan Lebat di Yogyakarta
Lebih lanjut, untuk di Kabupaten Kulon Progo yang didominasi wilayah perbukitan yang sering terjadi bencana tanah longsor juga telah disiapsiagakan terutama di Kapanewon Kokap, Girimulyo, Samigaluh, Kalibawang dan sebagian wilayah di Kapanewon Pengasih.
"Dari segi peralatan juga telah disiapkan segala sesuatunya dari masing-masing instansi di Kulon Progo termasuk relawan," katanya.
Oleh karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada pada musim penghujan karena akan ada peningkatan curah hujan hingga 40 persen pada Oktober sampai Februari.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kulon Progo, Edi Wibowo mengatakan untuk anggaran yang disediakan apabila terjadi bencana dengan skala besar di Kulon Progo pada saat musim penghujan berasal dari belanja tak terduga (BTT) tahun 2021.
"Kita menggunakan anggaran belanja tak terduga (BTT) tahun 2021 sekitar Rp 5 Milyar yang ada di pejabat pengelola keuangan daerah (PPKD) badan kerjasama antar desa (BKAD)," katanya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-kulonprogo_20180731_185841.jpg)