Diskominfo Gunungkidul Sebut 890 Titik Sudah Terkoneksi Jaringan Internet

Upaya mengatasi sulitnya jaringan telekomunikasi atau blank spot di Kabupaten Gunungkidul hingga saat ini masih terus dilakukan.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
net
menara telekomunikasi 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Upaya mengatasi sulitnya jaringan telekomunikasi atau blank spot di Kabupaten Gunungkidul hingga saat ini masih terus dilakukan.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunungkidul pun berupaya agar target akhir 2021 bisa tercapai.

Kabid Layanan Informatika Diskominfo Gunungkidul, Setiyo Hartato mengatakan sudah ada 890 dari target 1.000 titik jaringan internet yang terpasang hingga saat ini.

"Itu tersebar di berbagai lokasi, mulai dari instansi, Unit Pelaksana Teknis (UPT), pedukuhan, kalurahan, hingga sekolah," kata Setiyo dihubungi pada Jumat (16/10/2020).

Ia mengakui masih ada 54 kalurahan dan 35 sekolah yang belum terkoneksi.

Namun seluruhnya saat ini dipastikan sedang dalam proses pembangunan.

Baca juga: Menkominfo RI Dukung Infrastruktur Telekomunikasi di Wilayah Pariwisata Desa Pagerharjo Kulon Progo

Baca juga: Berkunjung ke Kepatihan, Menkominfo RI Janjikan 41 Titik Blankspot di Yogyakarta Segera Teratasi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul sendiri menargetkan 1.000 titik jaringan internet bisa tercapai pada akhir 2021 mendatang. Nantinya kebutuhan akses masyarakat bisa terpenuhi dengan jaringan tersebut.

"Setiap titik jaringan akan terkoneksi dengan Diskominfo, dan bisa digunakan gratis oleh masyarakat," jelas Setiyo.

Tak hanya itu, ia mengungkapkan saat ini Gunungkidul sudah memiliki 2 jaringan internet utama.

Keduanya berada di Kampung 7 Nglanggeran dan Embung Sriten, yang merupakan titik tertinggi di Gunungkidul.

Lewat 2 jaringan utama (backbone wireless) ini, Setiyo memastikan koneksi dan akses internet bisa menjangkau wilayah yang lebih luas.

"Jadi wilayah yang dulunya belum terlayani, sekarang sudah bisa mengakses," katanya.

Baca juga: Sikap Menkominfo Meningkatnya Konten Medsos Penolakan UU Cipta Kerja

Baca juga: Menkominfo RI Sebut Infrastruktur Digital Harus Mendukung Kepentingan Nasional

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika RI Johnny G Plate mengatakan masih ada 41 titik blank-spot di Gunungkidul. Namun ia menyebut percepatan pembangunan infrastruktur untuk itu telah dilakukan.

Menurutnya, ketersediaan akses internet di wilayah blank spot tersebut sangat dibutuhkan. Apalagi DIY disiapkan sebagai pusat pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Digital.

"Kami targetkan di 2022 mendatang, sudah tak ada lagi wilayah di Indonesia yang blank-spot, termasuk DIY," kata Johnny pada Tribun Jogja. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved