Menkominfo RI Dukung Infrastruktur Telekomunikasi di Wilayah Pariwisata Desa Pagerharjo Kulon Progo
Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Jonny G. plate mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan di seluruh Indonesia
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia (Menkominfo RI), Johnny G. Plate melakukan kunjungan kerja dalam mendukung infrastruktur telekomunikasi di wilayah pariwisata Desa Pagerharjo, Kapanewon Samigaluh, Kulon Progo.
Dalam kunjungannya, Menkominfo RI menyerahkan bantuan akses internet untuk Kelurahan Pagerharjo.
Selain itu, ia juga melihat hasil produk dari pelaku UMKM di Desa Pagerharjo.
Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Jonny G Plate mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan di seluruh Indonesia dan ditemukan masih banyak desa/Kalurahan yang belum tersedia sinyal 4G.
Baca juga: Relawan PMI Kulon Progo Tebar Ratusan Benih Ikan Nila di Obyek Wisata Watu Lempeng
Baca juga: DPRD Kulon Progo Gelar Rapur HUT ke-69 Kabupaten Kulon Progo
Untuk itu perlu dihadirkan jaringan sinyal 4G yang akan dibagi ke dalam 2 kelompok atau kategori yakni kategori 3T yang dibangun oleh BAKTI sebanyak 9.130 desa yang tersebar di seluruh Indonesia dan sisanya 3.435 desa di luar 3T dibangun operator seluler.
"Saya harapkan semuanya bisa diselesaikan pada 2022 mendatang. Dengan demikian 823 ribu lebih desa di Indonesia akan terlayani dengan sinyal 4G sehingga akan menjadi pondasi kuat dalam rangka transformasi digital khususnya ekonomi digital," ucapnya Jumat (16/10/2020).
Oleh sebab itu, ekonomi daerah dari hasil karya produktif di daerah-daerah bisa masuk ke market place melalui platform digital.
Dengan demikian akan mendorong ekonomi UMKM ultra mikro, koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).
Sebab, UMKM dan koperasi penyumbang 60 persen ekonomi Indonesia.
Sehingga dengan memperkuat UMKM berarti memperkuat 60 persen dari kontribusi produk domestik bruto (PDB) nasional.
Baca juga: Berkunjung ke Kepatihan, Menkominfo RI Janjikan 41 Titik Blankspot di Yogyakarta Segera Teratasi
Baca juga: Sikap Menkominfo Meningkatnya Konten Medsos Penolakan UU Cipta Kerja
"Karena dalam keadaan krisis seperti ini akibat dampak Covid-19 sektor UMKM dan koperasi ternyata cukup kuat dan diharapkan terus meningkat karena UMKM juga menjadi penyumbang tenaga kerja yang besar," katanya.
Direktur BAKTI Kementerian Kominfo, Anang Latif mengatakan selain meninjau kebutuhan akses telekomunikasi juga dilakukan pemetakan lebih lanjut kebutuhan akses internet di DI Yogyakarta.
"Meskipun bukan daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) DIY secara geografis masih menyimpan daerah-daerah yang sulit terjangkau oleh sinyal," ucapnya.
Ia menyebut, daerah seperti di SD Pangudi Luhur Gejlik yang terletak di kelurahan Banjarasri serta Pesantren Al Falah di Kalurahan Ngargosari, Kulon Progo.