Diskominfo DI Yogyakarta Sedang Upayakan Penanganan Blank Spot di Kawasan Pegunungan

Dinas Komunikasi dan Infromatika (Diskominfo) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menindaklanjuti rencana pemerataan layanan internet

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika DIY Roni Primantohari 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Komunikasi dan Infromatika (Diskominfo) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menindaklanjuti rencana pemerataan layanan internet di wilayah terpencil.

Sampai saat ini terdapat 41 titik atau area blank spot, yang tersebar di 50 desa di wilayah DIY.

Kepala Diskominfo DIY Rony Primanto Hari mengatakan saat ini penentrasi penggunaan internet di DIY tertinggi kedua setelah DKI Jakarta, dengan presentasi 60-65 persen.

Namun demikian, penggunaan internet masih terfokus di daerah Kota Yogyakarta dan sekitarnya.

"Untuk wilayah terluar di DIY masih sangat terbatas. Kalau kantor keluruhan sudah terkoneksi internet," katanya, Jumat (16/10/2020).

Baca juga: Menkominfo RI Dukung Infrastruktur Telekomunikasi di Wilayah Pariwisata Desa Pagerharjo Kulon Progo

Baca juga: Berkunjung ke Kepatihan, Menkominfo RI Janjikan 41 Titik Blankspot di Yogyakarta Segera Teratasi

Ia menyadari selama ini untuk desa terluar di DIY hanya sampai pada kantor kelurahan saja untuk koneksi internetnya.

"Karena itu untuk keperluan pelayanan publik. Kami bisa mengatasi. Nah, yang blankspot ini yang di kawasan pegunungannya. Itu yang saat ini kami upayakan," urainya.

Menindaklanjuti adanya sejumlah siswa yang kesulitan mengakses internet untuk keperluan belajar dalam jaringan (daring), Diskominfo sedang mengupayakan dengan membuat suatu jaringan baru menggunakan fiber optik.

Jaringan tersebut akan disambungkan ke beberapa sekolah yang masih kesulitan akses internet.

Anggaran untuk pengadaan pembangunan jaringan fiber optik itu pun kini telah selesai tender dengan nilai anggaran sekitar Rp 17 miliar.

Sebanyak 49 sekolah SMA/SMK terpencil se DIY akan diupayakan pemenuhan internet, sebagai penunjang kegiatan belajar.

"Ya kami sendiri sedang mengupayakan pemenuhan jaringan untuk SMA dan SMK seluruh DIY menjadi backbone nya internet," kata dia.

Baca juga: Menkominfo RI Sebut Infrastruktur Digital Harus Mendukung Kepentingan Nasional

Baca juga: Menkominfo Pastikan Indonesia Siap Menjadi Negara Digital Tahun 2035

Pemasangan fiber optik itu sendiri menurut Rony akan memudahkan pemasangan jaringan wifi di wilayah sekitarnya yang kesulitan internet.

"Kalau itu sudah terpasang, kami akan bekerja sama dengan perusahaan telekomunikasi untuk meminta bandwith nya," sambung Rony.

Perusahaan Provider Tak Mau Pasang Jaringan

Di tengah pembangunan infrastruktur yang digencarkan di mana-mana, Kabupaten Gunungkidul menjadi salah satu kabupaten tertinggal dan tidak merasakan akses internet yang memadai disebagian desa sejak kabupaten tersebut berdiri.

Rony pun menyadari hal itu. Ia mentargetkan 2021 mendatang, 41 area blank spot tersebut dapat diselesaikan.

Salah satu contoh di Desa Petir, Kecamatan Rongkop, Gunungkidul. Rony menilai sulitnya akses internet di kawasan tersebut lantaran tidak adanya perusahaan provider yang ingin membangun jaringan di kawasan tersebut.

"Pertimbangan perusahaan telekomunikasi itu karena warga yang mengakses sedikit. Padahal secara teritorial itu tidak begitu terpencil, namun secara komersial dianggap tidak layak oleh penyedia internet provider," sambung Rony.

Meurut Rony, jumlah desa yang belum teraliri internet bisa lebih dari 50. Karena menurut dia untuk satu titik atau area blankspot bisa terdapat dua hingga tiga desa.

"Desanya sebetulnya banyak. Karena untuk satu area bisa lebih dari dua desa. Terutama di wilayah perbatasan terluar yang jauh dari pusat pemerintahan," ujarnya.

Setelah dikunjungi Menteri Komunikasi dan Informatika ke DIY, Jumat (16/10/2020) pagi ini, harapannya kesulitan internet di kawasan Gunungkidul segera tertangani. (hda)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved