Cara Merawat Luka Diabetes yang Benar Agar Terhindar dari Risiko Infeksi Hingga Amputasi
Luka terbuka di bagian bawah kaki para penderita diabetes bisa menyebabkan komplikasi serius. Kondisi ini disebut Ulkus Diabetikum
- Luka tampak kemerahan dan bengkak
- Apabila luka sudah parah, muncul bau tak sedap
Jika luka diabetes di kaki tidak diobati, penderita bisa mengalami infeksi.
Infeksi tersebut dapat menjalar sampai ke otot dan tulang. Kondisi ini disebut osteomielitis. Apabila infeksi sudah berkembang dan luka tak kunjung diobati, infeksi bisa berkembang ke tahap gangren.
Gangren adalah penyebab umum amputasi pada penderita diabetes. Infeksi yang tidak terkontrol dapat berkembang menjadi sepsis yang mengancam jiwa.
Kondisi ini disebabkan mikroorganisme atau racun sudah menyebar ke dalam jaringan atau aliran darah.
Baca juga: Faktor Risiko Penyakit Ginjal yang Perlu Diwaspadai : Dari Diabetes Hingga Darah Tinggi
Cara merawat luka diabetes
Cara merawat luka diabetes perlu melibatkan menjaga gula darah tetap stabil, perawatan kaki, dan mengobati luka diabetes.
Perawatan kaki untuk penderita diabetes meliputi:
- Mencuci kaki setiap hari
- Menepuk kulit hingga kering sebelum mengoleskan pelembab
- Menghindari berjalan kaki tanpa alas kaki
- Hati-hati saat memotong kuku kaki
- Pakai sepatu yang nyaman
- Rajin-rajin memeriksa kondisi kaki
Baca juga: Cegah Diabetes, Kurangi Konsumsi Makanan Manis dengan 4 Langkah Ini
Perawatan luka diabetes
Penderita diabetes perlu memantau setiap luka, termasuk di kaki, dengan cermat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/luka-diabetes.jpg)