Sekda DIY : Pelanggaran Penggunaan Masker 90 Persen dari Wisatawan Luar Daerah
Sekda DIY : Pelanggaran Penggunaan Masker 90 Persen dari Wisatawan Luar Daerah
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebagai Kota Wisata, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus menjadi tujuan wisatawan, baik lokal maupun dari luar daerah.
Tentunya banyaknya kunjungan wisatawan ke Yogyakarta ini harus dibarengi dengan kesadaran untuk melaksanakan protokol kesehatan agar tidak terjadi penularan virus corona.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan kepatuhan protokol kesehatan menjadi kunci agar ekonomi dan kesehatan tetap berdampingan.
Ia menilai selama ini kepatuhan masyarakat dalam penggunaan masker serta protokol kesehatan lainnya untuk masyarakat DIY selalu meningkat.
Aji sapaan akrabnya ini menyadari adanya lonjakan pelanggar protokol kesehatan sejak Agustus hingga September lalu.
Namun dia menganggap jika mayoritas pelanggar merupakan pendatang atau wisatawan dari luar DIY.
"Karena koran-koran lokal ini tidak dibaca orang luar DIY, sehingga kepatuhan penggunaan masker para pendatang masih rendah. Kalau orang DIY sudah cukup baik," katanya, Selasa (6/10/2020).
• Pemerintah Kembangkan Teknologi Kecerdasan Buatan untuk Tangani Pandemi COVID-19
• Update Covid-19 di Kulon Progo 6 Oktober 2020, Tambahan 6 Pasien Positif Virus Corona
Sebagai upaya penegakan penggunaan masker dan pelanggaran protokol lainnya, Pemerintah DIY telah berkomunikasi dengan Gugus Tugas di beberapa provinsi.
Intinya, dalam instruksi itu, Aji menegaskan agar sosialisasi penegakkan protokol kesehatan berupa penggunaan masker ketika akan masuk ke DIY agar diperhatikan.
"Itu agar disampaikan pada saat memberikan izin rombongan-rombongan ke Jogja. Misalnya rombongan sekolah itu sebelum berangkat harus disosialisasikan, apa yang menjadi kebijakan pemda DIY," tegasnya.
Karena, Aji menyebut hampir 90 persen kelalaian penggunaan masker paling banyak dari masyarakat luar DIY.
Data Satpol PP menyebut bulan Agustus lalu wisatawan yang berkunjung di pantai sebanyak 5 ribu, jumlah tersebut naik saat September menjadi 12.154.
"Data Satpol PP menyebut hampir 90 persen pelanggar penggunaan masker masih dari masyarakat luar DIY," terang Sekda.
Secara garis besar, Aji menilai kepatuhan penggunaan masker untuk wilayah DIY sudah cukup baik. (Tribunjogja/Miftahul Huda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/wisatawan-luar-kota-kena-sanksi-sosial-karena-tak-pakai-masker-di-diy.jpg)