Yogyakarta
PT AMI Akan Turun Tangan Atasi Vandalisme Halte Bus Trans Jogja
Pihak pengelola bus trans Yogyakarta yakni PT. Anindya Mitra Indonesia (AMI) belum mengetahui jika selama ini beberapa halte bus trans yang dikelolany
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja Miftahul Huda
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pihak pengelola bus Trans Jogja yakni PT. Anindya Mitra Indonesia (AMI) belum mengetahui jika selama ini beberapa halte bus trans yang dikelolanya dijadikan tempat para pelaku vandalisme.
Direktur PT. AMI Dyah Ayu Puspitasari menjelaskan jika selama ini perawatan untuk halte tersebut baru akan dimulai.
Alasannya lantaran pada tahun lalu, wewenang untuk melakukan perawatan halte tersebut masih ditangani Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
"Ini kami sedang masa transisi perubahan pengelolaan halte antara PT. AMI dengan Dishub DIY. Jadi selanjutnya perawatan halte menjadi tanggung jawab kami untuk ke depannya," katanya, Jumat (2/10/2020).
• Kasatpol PP DIY : Vandalisme Bisa Jadi Gerbang Awal untuk Aksi Klitih
Pantauan Tribunjogja.com Jumat siang tadi, halte bus trans yang berada di Jalan Agrulobang, Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta kondisinya terdapat coretan cat.
Sebagian fasilitas antara lain kabel listrik dan dinding halte juga beberapa ada yang dirusak.
Dyah menjamin begitu legalitas kewenangan perawatan itu telah terbit, perawatan halte akan lebih diintensifkan kembali.
"Legalitasnya kemarin sudah terbit, tapi kami perlu menyesuaikan ulang atas adanya perubahan itu. Rencana minggu depan akan kami eksekusi," tegas dia.
Ia menyebut, anggaran untuk perawatan halte sudah disiapkan. Namun, Dyah masih belum menyebut berapa besaran untuk itu.
"Rencananya setiap hari akan dilakukan perawatan. Saya berterima kasih sudah diinfokan," tandasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/halte-bus-trans-yogyakarta-jadi-tempat-usil-para-pelaku-vandalisme.jpg)