Breaking News:

Kulon Progo

Pemkab Kulon Progo Bersama KUB Tiwi Manunggal Kembangkan Agrowisata Terpadu

Pemkab Kulon Progo dan warga Dusun Tegiri II, Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) Tiwi Manunggal

TRIBUNJOGJA.COM / Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Wakil Bupati Kulon Progo, Fajar Gegana saat meresmikan Agrowisata Terpadu dan Penanaman Pohon Kelapa Genjah Entog di Dusun Tegiri II, Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap, Kulon Progo. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo dan warga Dusun Tegiri II, Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) Tiwi Manunggal tengah mengembangkan rintisan agrowisata terpadu di sekitar jalur bedah menoreh penghubung Yogyakarta Internasional Airport (YIA) ke Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Agrowisata tersebut nantinya akan memadukan wisata edukasi dan alam.

Namun, pada tahap awal pengembangan, KUB Tiwi Manunggal dan Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) Kulon Progo menanam 600 pohon kelapa jenis Genjah Entog di lahan seluas lima hektar.

"Kami melakukan penanaman pohon kelapa Genjah Entog dan nantinya akan melakukan penanaman buah-buahan dan sayuran," kata Sutriyana, Ketua KUB Tiwi Manunggal Jumat (2/10/2020).

Tinjau Pelayanan Pajak di Masa Pandemi, Komisi III DPR RI Berkunjung ke Samsat Kulon Progo

Lebih lanjut, Kepala Distanpangan Kabupaten Kulon Progo, Aris Nugroho mengatakan fokus dalam pengembangan agrowisata saat ini yaitu penanaman pohon kelapa.

Karena sebagian besar masyarakat di Dusun Tegiri II bermata pencaharian sebagai penderes nira.

Oleh sebab itu, dilakukan penanaman pohon kelapa Genjah Entog.

Menurutnya, dipilihnya varietas pohon kelapa Genjah Entog yang berasal dari Kebumen ini karena tingginya maksimal hanya delapan meter.

Dan dalam kurun waktu tiga tahun pohon kelapa tersebut sudah menghasilkan buah.

Selain itu, nira yang dihasilkan dari pohon kelapa Genjah Entog lebih banyak.

Ratusan Siswa di Kulon Progo Ikuti Pemilos secara Online

"Nira menjadi komoditas yang berharga bagi warga Tegiri II karena dapat dijadikan sebagai gula Jawa yang dinamakan gula semut. Bahkan produk tersebut sudah di ekspor sampai ke mancanegara sehingga produksi nira perlu untuk dikembangkan," katanya.

Terlebih, Aris berharap KUB Tiwi Manunggal dalam mengembangkan agrowisata terpadu segera terlaksana sehingga bisa sebagai percontohan bagi kelompok lain dan dapat meningkatkan penghasilan petani.

Sementara, Wakil Bupati Kulon Progo Fajar Gegana mengatakan, Pemkab Kulon Progo dan KUB Tiwi Manunggal optimis dalam mengembangkan agrowisata wisata tersebut karena berada di jalur Bedah Menoreh.

"Jalur Bedah Menoreh ini kan sekarang sudah dilalui DAMRI jurusan YIA - Borobudur. Tentu ke depannya akan semakin ramai dan memberikan potensi yang besar bagi pariwisata di Kulon Progo," ucapnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Sri Cahyani Putri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved