Duta Baca DIY 2020-2023 Dikukuhkan DPAD DIY

Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY resmi mengukuhkan Duta Baca DIY 2020 pada Rabu (30/9/2020).

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Maruti Asmaul Husna Subagio
Pengukuhan Duta Baca DIY 2020 di halaman Gedung Depo Arsip DPAD DIY, Rabu (30/9/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY resmi mengukuhkan Duta Baca DIY 2020 pada Rabu (30/9/2020) di halaman Gedung Depo Arsip DPAD DIY.

Terdapat lima pemenang yang terpilih dari puluhan pendaftar Duta Baca DIY 2020 dari proses administrasi, wawancara, dan presentasi yang digelar sebelumnya.  

Kelima pemenang tersebut di antaranya, Juara I Nanang Joko Cahyono, Juara II Ermawati (Mell Shaliha), Juara III Shinta Putri Megawati, Juara Harapan I Hastuti Setyaningrum, dan Juari Harapan II Hidayatun Mahmudah.

Kepala DPAD DIY, Monika Nur Lastiyani mengatakan program Duta Baca ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan DPAD DIY.

Sebelumnya, Duta Baca DIY periode pertama terpilih sejak 2017 dan mengemban tugas hingga 2019.

Perpustakaan Keliling Penuhi Kebutuhan Literasi di Tengah Pandemi Covid-19

“Duta Baca ini bukan yang pertama di DIY karena di 2017 kami sudah memiliki Duta Baca. Namun Duta Baca yang dulu kami pilih memang gaungnya kurang. Karena memang belum cukup tersedia dukungan dari semua pihak terkait Duta Baca yang terdahulu. Juga Duta Baca terdahulu bukan seorang sosok yang banyak dikenal di DIY,” ujar Monika saat ditemui di Gedung Depo Arsip DPAD DIY, Rabu (30/9/2020).

Untuk itu di periode kedua ini, lanjut Monika, pihaknya lebih serius dalam melakukan kompetisi pemilihan Duta Baca yang satu di antara kriterianya ialah sosok yang sudah dikenal oleh masyarakat.

“Memang kami buat (pendaftaran) secara terbuka, saya benar-benar berharap banyak pada Duta Baca kali ini yang memang seorang presenter dan memiliki media untuk mengajak masyarakat membaca. Apa pun acara yang dia bawakan saya selalu menitipkan untuk mengajak membaca,” tuturnya.

Adapun para Duta Baca mendapat masa jabatan selama 3 tahun.

Menurut Monika, mereka akan dilibatkan dalam setiap agenda DPAD DIY, baik itu sosialisasi minat baca, promosi minat baca, serta agenda-agenda yang terkait dengan minat baca agar minat baca di DIY terdongkrak naik.

Pengunjung Perpustakaan Kota Yogyakarta Turun Drastis di Masa Pandemi

“Masa jabatannya selama 3 tahun. Setelah itu kami akan evaluasi ulang, apakah efektif atau tidak Duta Baca ini,” imbuhnya.

Monika menambahkan, kriteria paling utama bagi seorang Duta Baca adalah mereka memiliki komitmen dalam hal minat baca.

Sebab, tidak semua orang suka membaca.

“Membaca WA (WhatsApp) ya, tetapi membaca ilmu pengetahuan tidak semuanya. Apalagi pembaca memengaruhi orang lain untuk membaca itu sangat susah,” ungkapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved