Bantul
Mantan Karyawan Percetakan Ini Sukses Olah Bunga Telang Jadi Produk Ekonomis
Berbekal pengetahuan tentang produk herbal dan belajar dari Internet, bersama istrinya, Wiwit Nur Arista, pada bulan Mei mendirikan kedai herbal 'Ash
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ari Nugroho
Hingga saat ini sudah ada 7 produk.
Pangsa pasar yang cukup luas membuat dirinya semakin yakin.
Danang mengatakan, saat ini produknya sudah dikirim ke pelbagai daerah.
Di antaranya Kalimantan, Sumatera, Banten, Cirebon serta beberapa daerah di Jawa Tengah dan DIY. Ia mengungkapkan sebenarnya ada juga permintaan dari luar negeri seperti Bangladesh.
• Rahasia Diet Christopher Huerta, Sukses Turunkan Berat Badan 77 Kg Terinspirasi Kobe Bryant
"Cuma kami masih terkendala dalam proses perizinan," katanya.
Untuk memproduksi olahan bunga Telang, Danang dan istrinya, dibantu oleh enam orang.
Mereka berasal dari keluarga sendiri.
Bisnis ini menurutnya sangat menjanjikan.
Semakin banyak produk yang dibuat, membutuhkan bahan baku yang banyak.
Danang harus mencari cara.
Selain ditanam didepan halaman depan rumah, ia juga akhirnya menanam Bunga Telang di area persawahan.
Bahkan, ia juga mengolah pembibitan bunga Telang.
Bibit tersebut diberikan kepada warga yang mau ikut menanam.
Saatnya nanti panen, bunga tersebut akan dibeli untuk diolah agar dapat memberdayakan warga setempat sekaligus memenuhi permintaan pasar.
Harga bunga Telang cukup menjanjikan, satu kilogram kering bisa mencapai Rp 500.000.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bunga-telang-sedang-dijemur-sebelum-diolah-menjadi-aneka-produk-ekonomis.jpg)