Bantul

Relawan Noto Mendapat Pembekalan Ideologi Pancasila

Partai pengusung Suharsono-Totok Sudarto (Noto) menggelar pembekalan relawan Noto, di Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan Bantul Minggu (20/9/2020).

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
Gandung pardiman memberikan pembekalan ke relawan Noto, Minggu (20/9/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM - Partai pengusung Suharsono-Totok Sudarto (Noto) menggelar pembekalan relawan Noto, di Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan Bantul Minggu (20/9/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh kader dan relawan dari partai pengusung, yakni dari Gerindra, Golkar, PKS, Nasdem, PPP.

Ketua DPD Golkar DIY, Gandung Pardiman mengajak semua pihak tidak ragu dan maksimal dalam memberikan dukungan dan memenangkan Noto dalam Pilkada 2020.

Dalam kesempatan itu, ia pun memberikan pembekalan kepada relawan akan pentingnya memegang teguh ideologi bangsa, yakni Pancasila.

Pilkada Bantul, Hanafi Rais Beri Restu Gerbong Biru Dukung dan Menangkan Pasangan NoTo

Gandung mengatakan bahwa pasangan ini adalah seorang Pancasilais sejati yang harus didukung oleh segenap masyarakat.

"Di Kabupaten Bantul harus kerja ekstra untuk menegakkan Pancasila. Caranya adalah dengan memenangkan Suharsono-Totok," ujarnya.

Satu di antaranya adalah untuk mengamalkan sila ke lima yakni Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Menurutnya, selama ini Suharsono telah banyak berperan dalam membangun desa-desa di Bantul.

Ia pun berpesan kepada Noto agar jika terpilih nanti, dapat lebih memaksimalkan membangun wilayah selatan, atau pesisir.

"Harapannya desa sebagai pusat pertumbuhan. Dan karena halaman depan kabupaten Bantul itu laut, maka jangan lupa untuk membangun masyarakat pesisir dan nelayan," pesannya.

Menanggapi pesan tersebut, Suharsono menyatakan bahwa dirinya siap untuk mengembangkan Bantul, termasuk di wilayah selatan.

Daftar Pemilih Sementara di Pilkada Bantul Sebanyak 705.651 Orang

"Saya sudah diperintahkan oleh Ngarso Dalem untuk membenahi wilayah selatan, kita bangun. Karena Jogja pintunya dari selatan. Kita benahi bersama, saya membuka siapa saja yang mau invest di Bantul, kita terbuka untuk mengembangkan bantul," ujarnya.

Terkait strategi dalam pemenangan Pilkada 2020, ia bersama partai pengusung telah sepakat untuk membentuk relawan di 17 kecamatan hingga tingkat desa.

Tujuannya untuk menggalang massa, agar kepemimpinannya dapat dilanjutkan kembali dan dapat lebih memajukan dan membangun Kabupaten Bantul.  

"Karena saya putra daerah, harapan saya marilah bersama-sama membangun Bantul, tanah kelahiran kita untuk anak cucu kita," imbuhnya.  

Ia pun mengajak semua bekerja bersama-sama dan menaati peraturan sekaligus dapat mempertahankan Bantul sebagai kabupaten yang bebas korupsi.  

"Alhamdulilah saat saya menjabat bupati, oleh KPK bantul dinyatakan sebagai wilayah bebas korupsi, ini harus kita pertahankan bersama-sama," tuturnya. (TRIBUNJOGJA.COM

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved