Senat Soll, Terduga Pembunuh Staf KPU Yahukimo Nyatakan Diri jadi Komandan Kodap 3 KKB Papua

Senat Soll, Terduga Pembunuh Staf KPU Yahukimo Nyatakan Diri jadi Komandan Kodap 3 KKB Papua

Tayang:
Editor: Hari Susmayanti
KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI
Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw 

TRIBUNJOGJA.COM, JAYAPURA - Pelaku pembunuhan staf KPUD Yahukimo, Papua, Hendry Jovinski, Senat Soll ternyata merupakan anggota KKB.

Senat Soll sudah menyatakan sebagai pemimpin tertinggi Komandan Daerah Pertahanan (Kodap) 3.

Kodap 3 ini merupakan bagian dari struktur Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

"Mereka sudah nyatakan diri mendirikan Kodap 3, jadi ini yang sedang kita tangani," ujar Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw di Jayapura, Kamis (17/9/2020).

Kodap 3 ini menurut Paulus dibentuk sebelum Senat Soll melakukan pembunuhan terhadap Hendry.

"Pernyataan itu dikeluarkan sebelum pembunuhan Hendry Jovinski," kata Paulus.

Setelah ditelusuri, sejumlah aksi kriminal di Yahukimo ternyata dilakukan kelompok yang dipimpin SS.

SS, kata Paulus, kerap memimpin langsung beberapa aksi kriminal yang terjadi di Distrik Dekai.

"Jadi memang dari beberapa kejadian, informasi yang kami dapat, itu dipimpin langsung oleh SS.

Jadi dia membawahi beberapa pemuda yang putus sekolah dalam beberapa pergerakan," kata Paulus.

Kronologi Wakil Bupati Yalimo Papua Tabrak Polwan Hingga Tewas, Diduga Dalam Kondisi Mabuk

Mabes Polri Tambah 100 Personel Brimob ke Papua untuk Hadapi KKB

Paulus menegaskan, fakta itu membuat pengungkapan tiga kasus pembunuhan yang terjadi pada 11, 20, dan 26 Agustus 2020 di Yahukimo, tidak mudah.

Namun, Paulus menduga pembunuhan terhadap M Thoyib dan Yauzan hanya pengalihan isu kasus pembunuhan Hendry.

"Dugaan kami, dua (pembunuhan) terakhir itu hanya pengalihan, fokus utamanya ada di korban Hendry Jovinski, itu yang menjadi pertanyaan besar, berarti ada relevansinya dengan beberapa pihak," kata Paulus.

Sebelumnya, setelah kasus tewasnya Hendry, ada dua kasus pembunuhan lainnya di sekitar lokasi tersebut.

Kasus kedua terjadi pada 20 Agustus 2020 bertempat di Jalan Bandara Nop Goliat, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo dengan korban Muhammad Thoyib (39) yang merupakan tukang meubel.

Sedangkan kasus ketiga terjadi pada 26 Agustus, yang bertempat di Jembatan Kali Buatan, Jalan Gunung, Distrik Dekai dengan korban Yauzan Alias Ocang (34), seorang tukang antar batako.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terduga Pelaku Bergabung dengan KKB Sebelum Membunuh Staf KPU Yahukimo

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved