Breaking News:

Gunungkidul

Pandemi Tak Menentu, Pemkab Gunungkidul Imbau Warga Tunda Mudik

Beberapa waktu terakhir bahkan terjadi lonjakan mencapai 4-6 kasus, di mana warga yang terpapar memiliki riwayat perjalanan dari luar wilayah.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

TRIBUNJOGJA.COM. GUNUNGKIDUL - Kasus COVID-19 di wilayah Gunungkidul belum menunjukkan tren penurunan.

Beberapa waktu terakhir bahkan terjadi lonjakan mencapai 4-6 kasus, di mana warga yang terpapar memiliki riwayat perjalanan dari luar wilayah.

Lantaran kondisi tersebut, Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi pun mengimbau warga perantau untuk menunda rencana kembali kemari.

"Kami minta warga perantau jangan mudik dulu ke Gunungkidul, terutama yang dari zona merah COVID-19," kata Immawan, Rabu (16/09/2020).

Bagi warga perantau yang sudah terlanjur kembali ke kampung halaman, Immawan mereka segera melapor ke pemerintah setempat.

Nantinya data mereka akan dimasukkan ke Sistem Informasi Desa (SID), sebagai upaya pemantauan kondisi kesehatan pendatang.

UPDATE Covid-19 di Indonesia 16 September 2020: Rekor Penambahan Kasus Baru, Total Kini Jadi 228.993

Kendati begitu, Immawan juga mengingatkan warga Gunungkidul untuk tidak menghakimi pendatang yang terlanjur kembali.

Sebab menurutnya beberapa waktu lalu ada kasus pendatang yang diusir oleh warga.

"Intinya demi kepentingan bersama dan situasi saat ini, sebaiknya mudik ditunda dahulu. Protokol kesehatan juga tetap harus ditegakkan," kata Immawan.

Berdasarkan data dari SID yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunungkidul, angka pendatang dari luar wilayah mencapai 20.594 orang pada hari ini.

Halaman
12
Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved