Breaking News:

Kulon Progo

Bangkitkan Pariwisata di Kulon Progo Melalui Acara Gumregah Wisata Nusantara

Acara ini menampilkan bazar ekonomi kreatif UMKM Kulon Progo yang terdiri dari kuliner, kain dan pakaian batik serta kerajinan tangan khas Kulon Progo

Istimewa
Gumregah Wisata Nusantara sebagai satu cara untuk membangkitkan pariwisata di Kulon Progo pada Selasa (15/9/2020) di Kawasan Tugu Malioboro Yogyakarta Bandara YIA. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pariwisata Indonesia (Parwindo) bekerjasama dengan PT Angkasa Pura I (AP 1) dan Dinas Pariwisata Kulon Progo menggelar acara Gumregah Wisata Nusantara untuk memperkenalkan dan membangkitkan pariwisata di Kulon Progo.

Acara ini menampilkan bazar ekonomi kreatif UMKM Kulon Progo yang terdiri dari kuliner, kain dan pakaian batik serta kerajinan tangan khas Kulon Progo.

Ketua Panitia Penyelenggara, Bowo Umamiring mengatakan pihaknya bekerjasama dengan AP 1 dan UMKM Kulon Progo untuk melaksanakan bazar ekonomi kreatif yang dipadukan dengan kebudayaan sembari mensosialisasikan wisata Kulon Progo pada para pelaku wisata dari luar daerah Kulon Progo.

"Kami mengajak para wisatawan untuk menikmati dan mengetahui bahwa di Kulon Progo memiliki potensi wisata yang luas biasa," ujarnya saat acara Gumregah Wisata Nusantara di Kawasan Tugu Malioboro Yogyakarta Bandara YIA Selasa (15/9/2020).

Bulog DIY Siap Salurkan Bansos Beras kepada 30.688 KPM di Kulon Progo

Terlebih, Airport Komersial Senior Manager YIA, Abdul Rokhim mengatakan acara Gumregah Wisata Nusantara pertama kali digelar di bandara Indonesia.

"Apalagi bandara YIA merupakan kebanggaan bagi warga Kulon Progo bahkan D.I Yogyakarta. Sebab, bandara tersebut bertaraf internasional bahkan mendapatkan apresiasi dari Presiden Indonesia, Joko Widodo saat peresmian bandara pada bulan lalu," ucapnya.

Oleh sebab itu, memungkinkan banyak wisatawan lokal maupun asing yang datang ke Yogyakarta.

Namun, karena masih di tengah pandemi Covid-19 wisatawan diharapkan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu, pelaku usaha maupun wisatawan di Kulon Progo juga dapat mengoptimalkan bandara YIA semaksimal mungkin.

Sementara Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai satu upaya untuk membangkitkan pariwisata di Kulon Progo.

Sebab, pandemi Covid-19 memberikan dampak yang cukup besar di sektor pariwisata.

"Semoga kegiatan ini akan membawa manfaat yang lebih besar terutama bagi kebangkitan sektor pariwisata di Kulon Progo dalam masa adaptasi kebiasaan baru (akb). Sehingga dapat menggeliatkan pariwisata dan memulihkan ekonomi masyarakat," ucapnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Sri Cahyani Putri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved