Yogyakarta
KSPI DIY Ajukan Sepultura, Minta Upah BLT Pekerja Bersifat Permanen
KSPI wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) gelar aksi teatrikal di depan kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY untuk meny
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Ari Nugroho
Salah satu point Sepultura tersebut, mereka mendesak supaya pemerintah pusat dan pemerintah DIY supaya memberikan BLT Rp600 ribu kepada pekerja untuk bersifat permanen.
"Serta pemerintah harus bekerja sama dengan serikat pekerja untuk mengawal pemberian BLT tersebut," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Perlindungan Tenaga Kerja Disnakertrans DIY Ariyanto Wibowo menjelaskan secara garis besar para peserta audiensi pada Selasa (15/9/2020) siang tadi mengenai pemenuhan bantuan subsidi upah sebesar Rp600 ribu.
Mereka mempertanyakan terkait nasib buruh yang sudah terdaftar di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenaga kerjaaan (BPJamsostek) namun belum mendapat bantuan subsidi upah tersebut.
Secara tegas, pria yang akrab disapa Bowo ini menjelaskan jika info dari BP Jamsostek data pekerja yang telah valid menerima bantuan subsidi upah sudah mencapai 92 persen dari total karyawan yang aktif di BP Jamsostek sebanyak 367.723 peserta.
"Kalau peran kami ini kan normatif. Hanya meneruskan data dari BP Jamsostek untuk kemudian diteruskan ke Kemenaker, setelah itu proses validasi di Kemenkeu," katanya, saat dihubungi Tribunjogja.com.
(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/demo-kspsi-di-disnakertrans.jpg)